UINSAIDUINSAID

JENIUS: Journal of Education Policy and Elementary Education IssuesJENIUS: Journal of Education Policy and Elementary Education Issues

Pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 membuat guru harus memutar otak untuk berinovasi dan kreatif dalam menyalurkan pengetahuan kepada peserta didik dengan berbagai cara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2021 di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. Tujuan penelitian ini: 1) mengetahui implementasi strategi pembelajaran daring di era pandemi COVID 19 pada sekolah dasar; 2) mengetahui kesulitan yang dialami guru selama menerapkan pembelajaran daring di era pandemi COVID 19 pada sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas IIID. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu:1) Pembelajaran daring dilaksanakan sesuai kebijakan sekolah melalui zoom meeting setiap hari pada pukul 08.00-10.45 cukup efektif, hal ini dibuktikan berdasar nilai tengah semester yang menunjukkan rata-rata diatas batas minimum; 2) Kendala yang dialami selama pembelajaran daring di kelas adalah tidak optimalnya guru dalam menjelaskan materi, kendala signal dan masih ada beberapa peserta didik yang belum memiliki smartphone pribadi untuk mengikuti pembelajaran daring melalui zoom meeting dikarenakan smartphone dibawa oleh orangtua, sehingga guru selalu memberikan rekaman zoom meeting dan materi dalam bentuk file.

Implementasi pembelajaran daring menggunakan platform Zoom meeting terbukti cukup efektif, terbukti dari nilai tengah semester yang mayoritas memenuhi batas ketuntasan minimal.Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh kerjasama antara pendidik, peserta didik, dan orang tua, meskipun peran orang tua dalam mendukung pembelajaran masih perlu diteliti lebih lanjut.Kendala utama yang dihadapi meliputi ketidakefisienan penjelasan materi oleh pendidik karena waktu terbatas, keterbatasan jaringan internet, serta kurangnya perangkat smartphone pribadi pada sebagian peserta didik.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana tingkat keterlibatan orang tua mempengaruhi kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran daring, misalnya dengan merumuskan pertanyaan penelitian: “Bagaimana kontribusi aktif orang tua terhadap perkembangan kemandirian belajar siswa di sekolah dasar selama pembelajaran online?. Selanjutnya, penting untuk meneliti alternatif platform pembelajaran yang membutuhkan bandwidth rendah untuk mengatasi kendala akses internet di daerah dengan infrastruktur terbatas, sehingga dapat dirumuskan studi komparatif antara penggunaan Zoom dan platform ringan lainnya. Terakhir, evaluasi program pelatihan guru dalam mengoptimalkan strategi penyampaian materi secara daring perlu dilakukan, dengan tujuan menilai efektivitas pelatihan tersebut dalam meningkatkan kualitas penjelasan materi dan keterlibatan siswa, misalnya melalui pertanyaan: “Sejauh mana pelatihan online bagi guru meningkatkan kemampuan mereka dalam menjelaskan materi secara efektif pada kelas daring?.

Read online
File size720.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test