STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Mengajar bahasa Inggris di Indonesia berbeda dengan mengajarnya di negara dimana bahasa Inggris merupakan bahasa pertamanya. Meskipun guru diharapkan menggunakan bahasa Inggris di kelas, siswa terkadang tidak mengerti apa yang guru katakan. Pada kelas bahasa asing, alih kode terjadi secara alami agar proses belajar dan mengajar lebih terarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan fungsi alih kode, persepsi siswa terhadap alih kode yang digunakan guru, serta dampak pengalihan kode oleh guru yang terhadap pemahaman siswa saat proses belajar dan mengajar. Studi ini dilakukan di SMAN 9 Palu dengan sampel 1 orang guru bahasa Inggris dan 26 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan observasi, kuesioner, dan wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat tiga fungsi alih kode yang digunakan guru: topic switch, affective function, dan repetitive function. Kedua, sebagian besar siswa memiliki pandangan yang baik terhadap alih bahasa yang diterapkan oleh guru yang berkaitan dengan pemahaman dan perasaan mereka dalam proses belajar dan mengajar. Ketiga, alih kode yang guru gunakan dalam kelas bahasa Inggris memberikan dampak yang baik dalam menyediakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memfasilitasi siswa dengan tingkat kemahiran bahasa kedua yang rendah.

Berdasarkan temuan dan pembahasan, alih kode terbukti sangat berguna dalam instruksi guru bahasa Inggris karena dapat meningkatkan fungsi dan manfaat yang memfasilitasi proses pengajaran dan pembelajaran.Meskipun terdapat pandangan yang menentang, alih kode dapat dimanfaatkan untuk interpretasi, penjelasan, verifikasi pengetahuan, prosedur, pemberian instruksi, manajemen kelas, dan teknik pengajaran guna mengatasi kesenjangan kemahiran bahasa di dalam kelas.Oleh karena itu, baik guru maupun siswa memandang alih kode sebagai strategi efektif untuk mengatasi kesulitan komunikasi dan mencapai tujuan instruksional.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan dengan membandingkan fungsi alih kode pada beberapa sekolah dan jenjang kelas yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi variasi penggunaan dan dampaknya pada beragam konteks belajar. Selain itu, studi kuantitatif yang mengaitkan intensitas alih kode dengan hasil belajar siswa, misalnya melalui skor ujian atau peningkatan kemampuan bahasa, dapat memberikan bukti empiris mengenai efektivitas strategi ini. Selanjutnya, eksplorasi perspektif guru mengenai alasan, manfaat, dan tantangan dalam menerapkan alih kode, serta kebutuhan pelatihan khusus, dapat membantu merumuskan program pengembangan profesional yang lebih tepat sasaran.

  1. English Language Teachers' Code-switching in Class: ESL Learners' Perceptions | Geistscience..... doi.org/10.20547/jess0411604101English Language Teachers Code switching in Class ESL Learners Perceptions Geistscience doi 10 20547 jess0411604101
  2. EFL Teachers’ Code Switching in Turkish Secondary EFL Young Language Learner Classrooms | Yatağanbaba... macrothink.org/journal/index.php/ijl/article/view/6750EFL TeachersAo Code Switching in Turkish Secondary EFL Young Language Learner Classrooms Yataanbaba macrothink journal index php ijl article view 6750
  3. The functions of code switching in English language learning classes | Per Linguam. functions code switching... perlinguam.journals.ac.za/pub/article/view/27The functions of code switching in English language learning classes Per Linguam functions code switching perlinguam journals ac za pub article view 27
Read online
File size608.99 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test