UINMADURAUINMADURA
Jurnal Pendidikan Islam - TadrisJurnal Pendidikan Islam - TadrisDalam Islam, sosok guru (agama) sangat strategis, di samping mengemban misi keilmuan agar peserta didik menguasai ilmu-ilmu agama, guru juga mengemban tugas suci, misi kenabian, yakni membimbing dan mengarahkan peserta didik menuju jalan Allah SWT. Dengan peran strategis tersebut, tentu tidak mudah menjadi guru agama. Di samping itu, dalam melaksanakan tugasnya, guru agama akan dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan, baik tantangan internal (terkait dengan materi agama dan pribadi guru) maupun tantangan eksternal (terkait dengan perhatian orang tua, lingkungan yang tidak kondusif, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melahirkan efek negatif, di samping dampak positif).
Guru agama mewarisi misi kenabian sebagai penuntun menuju jalan Allah SWT, sehingga memiliki kedudukan terhormat di masyarakat dan di sisi Allah.Guru agama harus menguasai materi agama, menyampaikannya dengan ikhlas dan cara yang baik, serta menjadi model bagi peserta didik dalam mengamalkan ajaran Islam.Tanggung jawab ini berat tetapi dapat dijalankan dengan kemauan keras.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model pelatihan guru agama yang mengintegrasikan kompetensi pedagogik-religius, kepribadian-religius, sosial-religius, dan profesional-religius secara holistik. Selain itu, perlu diteliti strategi efektif untuk menghadapi tantangan eksternal seperti pengaruh teknologi dan lingkungan sekuler terhadap pembelajaran agama. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan kurikulum berbasis kontekstual yang memadukan ilmu agama dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai spiritual.
| File size | 155.69 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS 671 dengan tarif 5% nilai probabilitas 0. 05. Dengan demikian sangat diperlukan minat belajar dan disiplin terhadap hasil belajar sehingga mempunyai peningkatan671 dengan tarif 5% nilai probabilitas 0. 05. Dengan demikian sangat diperlukan minat belajar dan disiplin terhadap hasil belajar sehingga mempunyai peningkatan
OJSOJS Koefisien determinasi tersebut menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 72,7% variasi dalam hasil belajar siswa, sementara 27,3% sisanya dipengaruhiKoefisien determinasi tersebut menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 72,7% variasi dalam hasil belajar siswa, sementara 27,3% sisanya dipengaruhi
OJSOJS Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, media pembelajaran kini memegang peranan penting dalam mendukung proses pendidikan. Hal ini mendorongDengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, media pembelajaran kini memegang peranan penting dalam mendukung proses pendidikan. Hal ini mendorong
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Pemahaman, Kesiapan, dan Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada mahasiswa FakultasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Pemahaman, Kesiapan, dan Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada mahasiswa Fakultas
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Metode penelitian menggunakan observasi dan wawancara. Pengumpulan data dengan mengamati secara langsung dan dengan cara bertanya jawab dengan tenaga gereja.Metode penelitian menggunakan observasi dan wawancara. Pengumpulan data dengan mengamati secara langsung dan dengan cara bertanya jawab dengan tenaga gereja.
STTSIMPSONSTTSIMPSON Meski kontribusinya signifikan, pengikutnya akhirnya bergabung dengan gereja Indische Kerk karena kurangnya penekanan pada sakramen baptis dan komuni.Meski kontribusinya signifikan, pengikutnya akhirnya bergabung dengan gereja Indische Kerk karena kurangnya penekanan pada sakramen baptis dan komuni.
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Itu sebabnya, Kementerian Agama Kristen sebagai wakil masyarakat Kristiani di Indonesia seharusnya memberikan wawasan dan pengertian tentang program PembinaanItu sebabnya, Kementerian Agama Kristen sebagai wakil masyarakat Kristiani di Indonesia seharusnya memberikan wawasan dan pengertian tentang program Pembinaan
UNYUNY Kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas yang ramah lingkungan. Kertas yang dihasilkan memenuhi standar kualitas kertas tulis. PemanfaatanKulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas yang ramah lingkungan. Kertas yang dihasilkan memenuhi standar kualitas kertas tulis. Pemanfaatan
Useful /
UINUIN Sampel kulit pisang kering dihidrolisis menggunakan asam sulfat 2% pada suhu 121°C selama 15 menit, kemudian difermentasi dengan Saccharomyces cerevisiaeSampel kulit pisang kering dihidrolisis menggunakan asam sulfat 2% pada suhu 121°C selama 15 menit, kemudian difermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae
UINUIN Siswa yang belajar dengan PBL menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan siswa yang menerima pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, disarankanSiswa yang belajar dengan PBL menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan siswa yang menerima pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, disarankan
UINMADURAUINMADURA Kelemahan perlu disikapi secara bijaksana untuk tidak terjadinya konflik. Peluang perlu ditingkatkan melalui berbagai kerjasama intra sektoral dengan KementerianKelemahan perlu disikapi secara bijaksana untuk tidak terjadinya konflik. Peluang perlu ditingkatkan melalui berbagai kerjasama intra sektoral dengan Kementerian
UINMADURAUINMADURA Perkembangan ilmu pengetahuan dalam Islam mengalami pasang surut, dengan era klasik sebagai masa keemasan dan kemajuan di Barat yang memunculkan banyakPerkembangan ilmu pengetahuan dalam Islam mengalami pasang surut, dengan era klasik sebagai masa keemasan dan kemajuan di Barat yang memunculkan banyak