AMSIRAMSIR
Jurnal Litigasi AmsirJurnal Litigasi AmsirPenelitian ini membahas peran pendidikan agama dalam membentuk kesadaran hukum peserta didik sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional Indonesia. Pendidikan agama memiliki fungsi strategis tidak hanya dalam memperkuat iman dan ketaqwaan, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang selaras dengan prinsip hukum seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap hak orang lain. Melalui integrasi nilai-nilai hukum ke dalam materi pendidikan agama, peserta didik dibimbing untuk memahami bahwa ketaatan terhadap hukum merupakan bagian dari tanggung jawab spiritual dan sosial, guna mendukung terciptanya masyarakat yang tertib dan adil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka yang mengkaji berbagai literatur relevan mengenai hubungan antara pendidikan agama dan kesadaran hukum. Analisis menunjukkan bahwa pendidikan agama dapat menjadi instrumen efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai hukum melalui pembelajaran yang kontekstual, dialogis, dan aplikatif, serta peran guru agama sebagai teladan moral sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter hukum peserta didik. Oleh karena itu, penguatan fungsi pendidikan agama di sekolah merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran hukum yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran hukum peserta didik melalui penanaman nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap hak orang lain.Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip hukum positif, sehingga pendidikan agama berfungsi sebagai sarana penguatan dan internalisasi norma hukum.Peran guru agama sangat menentukan dalam efektivitas proses ini, melalui keteladanan dan pendekatan dialogis yang membantu internalisasi nilai hukum dalam perilaku siswa.
Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model pembelajaran pendidikan agama yang berbasis kasus hukum nyata di masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum peserta didik secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas peran guru agama sebagai figur teladan dalam konteks karakter hukum siswa, termasuk bagaimana sikap dan perilaku sehari-hari guru memengaruhi ketaatan hukum peserta didik di luar lingkungan sekolah. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi nilai-nilai agama dan hukum dalam kurikulum sekolah secara tematik dan lintas mata pelajaran, untuk melihat apakah pendekatan holistik semacam ini mampu menciptakan internalisasi nilai yang lebih kuat dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi inovasi pendidikan yang tidak hanya membentuk keimanan, tetapi juga menciptakan warga negara yang taat hukum dan bertanggung jawab secara sosial. Dengan demikian, pendidikan agama dapat dikembangkan sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter hukum sejak dini. Fokus pada aspek aplikatif, keteladanan, dan integrasi kurikulum akan memberikan kontribusi besar bagi perbaikan sistem pendidikan nasional. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan dalam berbagai konteks sekolah, baik agama maupun umum, untuk melihat efektivitas pendekatan yang berbeda. Hal ini juga penting untuk memastikan bahwa strategi yang dikembangkan relevan dengan kondisi sosial budaya setempat. Melalui pendekatan penelitian yang sistematis dan kontekstual, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Temuan dari penelitian lanjutan ini dapat menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan yang lebih terpadu dan efektif.
| File size | 211.26 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-387 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yaitu menggunakan literatur yang relevan dengan profesionalisme guru. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yaitu menggunakan literatur yang relevan dengan profesionalisme guru. Hasil penelitian menunjukkan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amsal 6:6 menekankan ketekunan dan inisiatif melalui teladan semut, sementara Amsal 10:4 menyoroti perbedaan antaraHasil penelitian menunjukkan bahwa Amsal 6:6 menekankan ketekunan dan inisiatif melalui teladan semut, sementara Amsal 10:4 menyoroti perbedaan antara
IBIK57IBIK57 Tiga model ini merupakan alternatif pilihan model Altman Financial Distress yang sudah dikenal lama. Dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan. Pada penelitianTiga model ini merupakan alternatif pilihan model Altman Financial Distress yang sudah dikenal lama. Dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan. Pada penelitian
AKRABJUARAAKRABJUARA Dengan beban pekerjaan yang semakin banyak tersebut, maka sumber daya manusia harus siap, baik jumlah maupun kualitasnya, artinya bahwa pemberdayaan terhadapDengan beban pekerjaan yang semakin banyak tersebut, maka sumber daya manusia harus siap, baik jumlah maupun kualitasnya, artinya bahwa pemberdayaan terhadap
AKRABJUARAAKRABJUARA Namun semua ini sangat tergantung pada niat baik para pengelola pendidikan dan pendidik untuk memanusiakan peserta didik dalam proses pendidikan. PadaNamun semua ini sangat tergantung pada niat baik para pengelola pendidikan dan pendidik untuk memanusiakan peserta didik dalam proses pendidikan. Pada
AKRABJUARAAKRABJUARA Kurangnya informasi yang diperoleh oleh investor dalam melakukan analisis akan menghasilkan keputusan yang tidak tepat dalam membuat keputusan investasi.Kurangnya informasi yang diperoleh oleh investor dalam melakukan analisis akan menghasilkan keputusan yang tidak tepat dalam membuat keputusan investasi.
UINMADURAUINMADURA Dengan peran strategis tersebut, tentu tidak mudah menjadi guru agama. Di samping itu, dalam melaksanakan tugasnya, guru agama akan dihadapkan pada tantanganDengan peran strategis tersebut, tentu tidak mudah menjadi guru agama. Di samping itu, dalam melaksanakan tugasnya, guru agama akan dihadapkan pada tantangan
UNYUNY Koordinasi eksternal dilakukan oleh jajaran Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan lembaga-lembaga lain sesuai dengan tahapanannya. Pedoman koordinasi,Koordinasi eksternal dilakukan oleh jajaran Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan lembaga-lembaga lain sesuai dengan tahapanannya. Pedoman koordinasi,
Useful /
AMSIRAMSIR 12 Tahun 2022 tentang Tindak Kekerasan Seksual, serta mengidentifikasi kualifikasi bukti sah dalam pembuktian Tindak Kekerasan Seksual berdasarkan Undang-Undang12 Tahun 2022 tentang Tindak Kekerasan Seksual, serta mengidentifikasi kualifikasi bukti sah dalam pembuktian Tindak Kekerasan Seksual berdasarkan Undang-Undang
AMSIRAMSIR Studi ini meneliti efektivitas pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di KabupatenStudi ini meneliti efektivitas pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten
IBIK57IBIK57 Kebijakan pemerintah daerah yang konsisten dan tegas juga sangat dibutuhkan dalam melestarikan dan menjaga budaya Betawi yang semakin tergerus oleh kemajuanKebijakan pemerintah daerah yang konsisten dan tegas juga sangat dibutuhkan dalam melestarikan dan menjaga budaya Betawi yang semakin tergerus oleh kemajuan
UNYUNY Data komitmen organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan, komunikasi interpersonal, dan kepuasan kerja dijaring dengan menggunakan kuesioner model skalaData komitmen organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan, komunikasi interpersonal, dan kepuasan kerja dijaring dengan menggunakan kuesioner model skala