STAINU MALANGSTAINU MALANG
AN NAHDLIYYAHAN NAHDLIYYAHPendidik adalah segala bentuk pengalaman belajar yang berlangsung di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mengembangkan kemampuan anak seoptimal mungkin dalam strategi. Peran pendidik dalam pembangunan pendidikan sangat membantu terutama dalam strategi pengembangan nilai moral dan agama pada anak usia dini, dimana selain orang tua menjadi pendidik pertama yang didapat anak, lingkungan sekolah terutama peran pendidik dalam pelayanan, memberikan kontribusi yang besar terhadap bentuk tanggung jawab profesional di bidang pendidik. Anak usia dini khususnya dalam penanaman nilai-nilai dasar akhlak dan pendidik agama, dimana keadaan saat ini sangat maju, berdampak pada krisis moral dan nilai-nilai agama sebagai pembinaan karakter pada tahap selanjutnya. Menciptakan kesadaran diri yang nyata tidak bisa dipaksakan oleh siapa pun. Karena itu hanya bisa muncul dari kemauan dan keinginan dari dalam dan dalam hati setiap manusia. Untuk itu peran pendidik pada posisi ini sangat strategis agar mampu memotivasi setiap siswa dan menumbuhkan kesadaran diri agar dapat mengapresiasi setiap program pengembangan moral bagi kehidupannya.
Metode pendekatan pertama melalui pengembangan pendidikan moral dan nilai-nilai agama dapat diwujudkan dalam 9 pilar.cinta Tuhan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemandirian, kejujuran/amanah dan arif, hormat dan santun, dermawan, percaya diri dan kreatif serta bekerja keras, kepemimpinan dan keadilan, baik dan rendah hati, toleransi dan kedamainan serta kesatuan, dan metode yang kedua adalah mengintegrasikan proses pendidik moral dan nilai-nilai agama dalam sentra - sentra.Anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan seluruh potensinya, yaitu aspek moral dan nilai-nilai agama, sosial, emosional dan kemandirian.Agama merupakan sumber moral dan pembentukan karakter khususnya ahlak mulia dalam kehidupan.Strategi yang perlu disiapkan untuk usia 4-5 tahun mencakup penyediaan lingkungan kondusif dan program bermain bernuansa moralitas.
Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi bagaimana teknologi pendidikan digital dapat diterapkan untuk memperkuat pengembangan moral pada anak usia dini melalui media interaktif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang konsisten untuk menanamkan nilai-nilai agama. Penelitian juga dapat membandingkan dampak berbagai pendekatan pedagogis (seperti pendekatan kontekstual vs tradisional) terhadap pembentukan karakter moral di berbagai wilayah budaya Indonesia.
| File size | 462.88 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Penanaman pendidikan karakter ditengah permasalahan dunia yang dilanda Covid 19 menjadi sesuatu yang sangat urgen karena perubahan yang terjadi akibatPenanaman pendidikan karakter ditengah permasalahan dunia yang dilanda Covid 19 menjadi sesuatu yang sangat urgen karena perubahan yang terjadi akibat
INSANINSAN Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku bullying dan kesehatan mental remaja, serta mengkaji bagaimana implikasi pelayanan bimbinganArtikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku bullying dan kesehatan mental remaja, serta mengkaji bagaimana implikasi pelayanan bimbingan
INSANINSAN Masalah yang muncul dari dalam pembelajaran Al-Quran Hadits adalah kurangnya minat dan perhatian siswa dalam pembelajaran Al-Quran Hadits sehingga siswaMasalah yang muncul dari dalam pembelajaran Al-Quran Hadits adalah kurangnya minat dan perhatian siswa dalam pembelajaran Al-Quran Hadits sehingga siswa
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran ini mampu menciptakan suasana kelas yang inklusif, memperkuat rasa empati, serta membentuk karakter siswaHasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran ini mampu menciptakan suasana kelas yang inklusif, memperkuat rasa empati, serta membentuk karakter siswa
ULUMUNAULUMUNA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi agama dalam pendidikan agama Islam tinggi di Garut, Jawa Barat. Fokus utamaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi agama dalam pendidikan agama Islam tinggi di Garut, Jawa Barat. Fokus utama
MINHAJPUSTAKAMINHAJPUSTAKA Hasyim Asyari, Walisongo, dan lain – lain, bahkan telah dicontohkan oleh para Pendahulu sejak Islam dilahirkan, dan ini merupakan ajaran Agama IslamHasyim Asyari, Walisongo, dan lain – lain, bahkan telah dicontohkan oleh para Pendahulu sejak Islam dilahirkan, dan ini merupakan ajaran Agama Islam
UNIVAUNIVA Hasil penelitian menunjukkan kesadaran beragama pada remaja di dusun I desa kramat gajah kecamatan galang tercermin pada sikap beriman kepada Allah denganHasil penelitian menunjukkan kesadaran beragama pada remaja di dusun I desa kramat gajah kecamatan galang tercermin pada sikap beriman kepada Allah dengan
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Berdasarkan hasil kuadran SWOT Pemberdayaan Kelompok Tani menunjukkan nilai x1,19. Hal ini berarti posisi strategi pemberdayaan kelompok tani berada padaBerdasarkan hasil kuadran SWOT Pemberdayaan Kelompok Tani menunjukkan nilai x1,19. Hal ini berarti posisi strategi pemberdayaan kelompok tani berada pada
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti jaringan yang tidak stabil, perbedaan kemampuan perawat, dan manajemen waktu yang terbatas. Untuk memastikanNamun, implementasinya menghadapi tantangan seperti jaringan yang tidak stabil, perbedaan kemampuan perawat, dan manajemen waktu yang terbatas. Untuk memastikan
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 The instruments in this study used demographic questionnaires, factors, and PDAQ (Perceived Dietary Adherence Questionnaire). The results showed that thereThe instruments in this study used demographic questionnaires, factors, and PDAQ (Perceived Dietary Adherence Questionnaire). The results showed that there
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Di sisi lain, penerapan teknologi digital dalam pemerintahan juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan siber, kesenjangan akses digital antarwilayah,Di sisi lain, penerapan teknologi digital dalam pemerintahan juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan siber, kesenjangan akses digital antarwilayah,
UNIVAUNIVA Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi dan teknik analisis dataAdapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi dan teknik analisis data