STIKKENDALSTIKKENDAL

Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

pentingnya internalisasi adab dalam menuntut ilmu, sebagaimana diajarkan dalam kitab klasik tersebut, agar peserta didik tidak hanya memahami aspek kognitif, tetapi juga menghayati nilai moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mengagungkan ilmu dan ahlinya diwujudkan melalui beberapa strategi, antara lain pembiasaan sikap hormat kepada guru, menjaga tata krama dalam belajar, serta menanamkan kesadaran bahwa ilmu adalah cahaya yang harus dijaga kesuciannya. tersebut memberikan dampak positif, yaitu meningkatnya Implementasi kedisiplinan, kesantunan, serta motivasi belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai Talim Mutaalim khususnya dalam aspek mengagungkan ilmu dan ahlinya, berperan penting dalam membentuk karakter religius dan etika belajar siswa di SMA Maarif NU 04 Kangkung.

SMA Maarif NU 04 Kangkung, yang berada di bawah naungan NU, menekankan nilai-nilai agama serta upaya guru dalam menanamkan karakter dan akhlak mulia pada siswa, tidak hanya pada aspek intelektual tetapi juga moral.Pembelajaran Talim Mutaalim yang diterapkan secara rutin menjadikan prinsip mengagungkan ilmu dan ahli ilmu sebagai landasan kegiatan belajar mengajar, sehingga terbukti efektif dalam pembentukan karakter religius siswa.Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti kurangnya motivasi internal, dukungan keluarga, serta penggunaan teknologi yang tidak tepat, sehingga diperlukan pendekatan lebih intensif dengan melibatkan orang tua dan aktivitas positif sekolah.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana program keterlibatan orang tua secara terstruktur mempengaruhi penerapan adab dan penghormatan terhadap guru pada siswa SMA, dengan menguji peningkatan disiplin dan motivasi belajar sebagai variabel utama. Selanjutnya, diperlukan pengembangan platform digital yang mengintegrasikan nilai‑nilai Talim Mutaalim, kemudian dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran moral siswa sekaligus mengurangi penggunaan teknologi untuk kegiatan negatif. Akhirnya, studi komparatif antara penerapan prinsip mengagungkan ilmu di sekolah menengah formal dan pesantren dapat mengidentifikasi praktik terbaik serta faktor kontekstual yang mendukung keberhasilan, sehingga dapat dijadikan pedoman kebijakan pendidikan agama yang lebih luas.

  1. Ta’lim Muta’alim Mengagungkan Ilmu Dan Ahli Ilmu | Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia... ejournal.lapad.id/index.php/PJPI/article/view/605TaAolim MutaAoalim Mengagungkan Ilmu Dan Ahli Ilmu Pengertian Jurnal Pendidikan Indonesia ejournal lapad index php PJPI article view 605
  2. Konsep Etika Belajar dalam Pemikiran Pendidikan Islam Klasik | TAJDID. konsep etika belajar pemikiran... doi.org/10.36667/tajdid.v26i1.319Konsep Etika Belajar dalam Pemikiran Pendidikan Islam Klasik TAJDID konsep etika belajar pemikiran doi 10 36667 tajdid v26i1 319
  3. Adab Murid Terhadap Guru Dalam Perspektif Hadits | TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah... doi.org/10.36769/tarqiyatuna.v1i2.261Adab Murid Terhadap Guru Dalam Perspektif Hadits TARQIYATUNA Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah doi 10 36769 tarqiyatuna v1i2 261
Read online
File size416.26 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test