STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Tingkat keterbacaan sebuah wacana akan memberi dampak pada tingkat kemampuan membaca dan pemahaman terhadap bacaan. Rumusan masalah tulisan ini bagaimanakah tingkat keterbacaan teks bacaan dalam buku ajar siswa sekolah menengah atas berdasarkan formula Grafik Fry. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui tingkat keterbacaan wacana tersebut dengan formula Grafik Fry. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, dengan mengambil teks bacaan di awal, di tengah, dan di akhir buku. Analisis data dalam tulisan ini dilakukan dengan Grafik Fry. Hasil perhitungan wacana ini diperoleh 6,0 jumlah kalimat, dan diperoleh 156 jumlah suku kata. Dari hasil grafik fry tersebut wacana ini cocok untuk pembaca tingkat 10 sampai 12, yakni mahasiswa perguruan tinggi semester 1,2 dan 3. Hasil ini bisa menjadi dasar pengembangan buku ajar dan teks bacaan di dalamnya untuk disesuaikan dengan tingkatan usia pembacanya. Tingkat keterbacaan yang sesuai dengan pembaca tentu menjadi penentu keberhasilan suatu bacaan dalam pembelajaran.

Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa artikel keterbacaan Kearifan Lokal Yang Tersisa tingkat keterbacaan dapat ditentukan atau wacana tersebut memiliki tingkat keterbacaan untuk peringkat kelas 10,11, dan 12 yaitu mahasiswa perguruan tinggi semester 1,2 dan tiga.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penting untuk mempertimbangkan tingkat keterbacaan teks materi ajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa formula Grafik Fry dapat digunakan untuk mengukur tingkat keterbacaan wacana dalam buku ajar siswa sekolah menengah atas. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan buku ajar yang sesuai dengan tingkatan usia pembacanya. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak semua bacaan dalam buku ajar sudah sesuai dengan tingkat keterbacaan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengukuran tingkat keterbacaan yang lebih akurat dan komprehensif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keterbacaan, seperti susunan kalimat, kepadatan kata, dan kata-kata sulit. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa dalam memahami teks bacaan dengan lebih baik.

  1. An easy to compare tool for more readable (physics) textbooks - IOPscience. easy compare tool readable... iopscience.iop.org/article/10.1088/0031-9120/51/6/065009An easy to compare tool for more readable physics textbooks IOPscience easy compare tool readable iopscience iop article 10 1088 0031 9120 51 6 065009
Read online
File size564.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test