BSIBSI

Computer Science (CO-SCIENCE)Computer Science (CO-SCIENCE)

Individu dengan gangguan pendengaran sering menghadapi hambatan komunikasi saat berinteraksi dengan orang yang tidak familiar dengan bahasa isyarat. Salah satu sistem bahasa isyarat yang diakui secara resmi di Indonesia adalah Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI), yang menyampaikan makna melalui gestur tangan. Sebagian besar studi pengakuan bahasa isyarat yang ada berfokus pada gestur tangan tunggal, yang membatasi ekspresivitas. Penelitian ini mengusulkan sistem pengakuan gestur tangan dua tangan berbasis pengolahan citra digital untuk menerjemahkan gestur SIBI menjadi huruf alfabet, sementara gestur tambahan memungkinkan fungsi kontrol teks. Dataset terdiri dari 29 kelas gestur dengan 1.000 gambar per kelas, totaling 29.000 gambar, dan dibagi menjadi set pelatihan dan pengujian menggunakan split train-test. Klasifikator Random Forest digunakan untuk menangani data koordinat landmark berdimensi tinggi. Hasil eksperimen menunjukkan akurasi klasifikasi sebesar 99,97%. Sistem ini diimplementasikan sebagai aplikasi ramah pengguna secara real-time. Meskipun akurasi tinggi dicapai, potensi overfitting akibat dataset terkontrol diidentifikasi sebagai keterbatasan. Pekerjaan masa depan akan fokus pada peningkatan generalisasi menggunakan data dunia nyata yang lebih beragam.

Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pengakuan gestur tangan berbasis SIBI yang dikembangkan berfungsi efektif dalam kondisi real-time.Menggunakan MediaPipe dan OpenCV untuk deteksi landmark tangan dan klasifikator Random Forest untuk pengakuan gestur, sistem mencapai akurasi sebesar 99,97%, menunjukkan kinerja yang andal.Sistem yang diusulkan mendukung komunikasi untuk individu dengan gangguan pendengaran dengan menerjemahkan gestur tangan SIBI menjadi output yang dapat dipahami oleh pengguna non-cacat.Sebagian besar gestur alfabet SIBI diakui dengan akurat, meskipun terjadi kesalahan klasifikasi kecil untuk gestur yang secara visual mirip seperti O dan C.

Untuk meningkatkan kinerja dan penggunaannya, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan platform berbasis mobile, serta mengeksplorasi pengenalan gestur dua tangan dan metode AI yang lebih maju. Selain itu, perluasan dataset dengan data dunia nyata yang lebih beragam dapat meningkatkan generalisasi sistem dan mengurangi potensi overfitting. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi alat komunikasi yang lebih efektif dan inklusif untuk individu dengan gangguan pendengaran.

  1. Penerapan Algoritma Random Forest dalam Prediksi Kelayakan Air Minum | Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika.... jiki.jurnal-id.com/index.php/jiki/article/view/81Penerapan Algoritma Random Forest dalam Prediksi Kelayakan Air Minum Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika jiki jurnal id index php jiki article view 81
  2. Login | PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DATA. prosiding seminar nasional sains data skip main content... doi.org/10.33005/senada.v3i1.102Login PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DATA prosiding seminar nasional sains data skip main content doi 10 33005 senada v3i1 102
  3. Buku Ajar Kecerdasan Buatan/Artificial Intelegent (AI) | Umsida Press. buku ajar kecerdasan buatan artificial... press.umsida.ac.id/index.php/umsidapress/article/view/1306Buku Ajar Kecerdasan Buatan Artificial Intelegent AI Umsida Press buku ajar kecerdasan buatan artificial press umsida ac index php umsidapress article view 1306
Read online
File size770.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test