UNESAUNESA

EduStream: Jurnal Pendidikan DasarEduStream: Jurnal Pendidikan Dasar

Kelancaran suatu proses pembelajaran dapat dipengaruhi oleh beberapa aspek, di antaranya sarana dan prasarana agar dapat menjaga keefektifan guru dalam menyampaikan pesan materi pembelajaran. Salah satu materi yang membutuhkan kelengkapan sarana ialah keterkaitan cahaya dan indra penglihatan. Materi tersebut akan sulit dipahami siswa apabila tanpa bantuan video animasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas dan keefektifan media pembelajaran video animasi. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada 10 langkah yang dikembangkan Borg and Gall, namun hanya dilakukan hingga tahap efektifan media. Desain pengembangan dilakukan dari langkah pertama sampai delapan, yaitu: (1) penelitian pendahuluan, (2) perencanaan pengembangan produk, (3) pengembangan desain produk awal, (4) validasi desain produk, (5) revisi desain produk, (6) uji coba penggunaan, (7) revisi desain produk, (8) uji coba keefektifan. Validitas media pembelajaran dilakukan untuk mengetahui kelayakan media dengan persentase 86,5 % dengan kategori sangat layak. Efektivitas media video animasi dilakukan dengan mengetahui hasil post-test dengan persentase di SDN Balung Lor 03 Jember sebesar 84,61% dan di SDN Kepatihan 07 Jember sebesar 80,76%. Berdasarkan hasil persentase tersebut dapat diperoleh data bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat efektif.

Berdasarkan proses dan hasil pengembangan video animasi Sifat-Sifat Cahaya dan Keterkaitannya dengan Indra Penglihatan, dapat disimpulkan bahwa.a) Hasil Validitas, Media pembelajaran animasi video menunjukkan tingkat kevalidan yang dilakukan validator sebesar 86,5 % dengan kategori sangat layak.Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi layak dalam media pembelajaran di sekolah dasar.b) Efektivitas, Media video animasi yang dikembangkan menunjukkan bukti efektif.Berdasarkan hasil perhitungan rerata nilai pre test dan post test di SDN Balung Lor 03 Jember mengalami peningkatan sebesar 25,39%.Hal serupa juga terjadi di SDN Kepatihan 07 Jember yang mengalami peningkatan sebesar 29,75%.Keberhasilan penerapan media yang dikembangkan mendapatkan hasil post test dengan presentase di SDN Balung Lor 03 Jember sebesar 84,61% dan di SDN Kepatihan 07 Jember sebesar 80,76%.

Berdasarkan hasil penelitian, media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang sifat-sifat cahaya. Saran penelitian lanjutan adalah: 1. Mengembangkan media video animasi untuk materi-materi lain yang sulit dipahami siswa tanpa bantuan visual, seperti konsep-konsep abstrak dalam matematika atau sains. 2. Meneliti dampak penggunaan media video animasi terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis efektivitas media video animasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara jangka panjang, dengan melakukan studi longitudinal atau mengikuti perkembangan siswa setelah menggunakan media tersebut.

Read online
File size373.77 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test