ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah Memberdayakan kelompok Ibu rumah tangga di Lingkungan Cilallang dengan memberikan edukasi dan pelatihan sanitasi pengolahan makanan sebagai pencegahan dan penanganan stunting. Metode pelaksanaan dilakukan edukasi dan pelatihan kepada kelompok ibu rumah tangga berjumlah 15 orang. Kegiatan edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, pelatihan dalam bentuk demo masak dengan menerapkan sanitasi dalam pengolahan makanan dan evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan pre test dan post test. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman terkait dampak, penyebab dan pencegahan stunting dengan rata-rata pengetahuan 48,4% menjadi 93,6%. Peningkatan pemahaman terkait PHBS dan Sanitasi pengolahan makanan dengan rata-rata pengetahuan dari 39,4% menjadi 87,6%. Program edukasi dan pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ibu rumah tangga yang dibuktikan dengan peningkatan signifikan pada semua aspek yang dievaluasi dan keterampilan peserta dalam mengolah makanan berbasis hasil laut dengan menerapkan sanitasi dalam pengolahan makanan. Kegiatan ini dapat membantu pemberdayaan kelompok Ibu Rumah Tangga dalam upaya pencegahan stunting.

Kegiatan pemberdayaan kelompok Ibu rumah tangga di Lingkungan Cilallang berhasil meningkatkan pengetahuan secara signifikan terkait pencegahan stunting dan sanitasi pengolahan makanan.Peningkatan ini dibuktikan melalui hasil pre dan post test, serta peningkatan keterampilan peserta dalam memanfaatkan hasil laut sebagai bahan pangan olahan yang sehat.Program ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi upaya berkelanjutan dalam mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan sanitasi pengolahan makanan terhadap perubahan perilaku dan penurunan angka stunting di masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang lebih komprehensif, melibatkan berbagai pihak seperti puskesmas, sekolah, dan kader kesehatan, untuk meningkatkan sinergi dalam upaya pencegahan stunting. Ketiga, penting untuk menggali lebih dalam faktor-faktor sosial ekonomi dan budaya yang mempengaruhi praktik pengolahan makanan dan sanitasi di masyarakat, sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih sesuai dengan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya di wilayah pesisir dengan potensi sumber daya laut yang melimpah.

  1. Water Sanitation and Stunting Incident in Banggae District, Majene Regency, West Sulawesi | Jurnal Ilmiah... salnesia.id/jika/article/view/720Water Sanitation and Stunting Incident in Banggae District Majene Regency West Sulawesi Jurnal Ilmiah salnesia jika article view 720
Read online
File size375.47 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test