UBTUBT
Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat BorneoPkM ini bertujuan untuk melatih para guru dalam melakukan PTK dan mendampingi mereka dalam penulisan artikel ilmiah hasil PTK. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara blended (online dan offline) yang diikuti oleh 55 guru dengan rincian: 11 orang guru di TKK, 21 orang guru pada tingkat SD, 12 orang guru pada tingkat SMP, dan 11 orang guru pada tingkat SMA. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi Bersama mitra, Tim PkM melaksanakan kegiatan pemberian bantuan dalam dua tahap yaitu: 1) penguatan konsep PTK dan Karya Ilmiah; dan 2) pendampingan penulisan karya ilmiah PTK. Luaran dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melakukan PTK. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, para guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini. Selain menambah pengetahuan para guru tentang konsep PTK, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan para guru dalam merancang dan melaksanakan PTK melalui kegiatan identifikasi masalah, penyusunan tujuan dan manfaat, pembuatan kerangka teori, pemilihan metode, penyusunan instrumen, pengumpulan dan analisis data, serta penulisan artikel ilmiah.
Kegiatan PKM ini berhasil melatih guru dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta mendampingi mereka menulis artikel ilmiah hasil PTK.Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang, melaksanakan, dan menganalisis PTK.Evaluasi menunjukkan para guru merasa sangat terbantu, terutama dalam identifikasi masalah, penyusunan tujuan, kerangka teori, metodologi, serta penulisan artikel ilmiah.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas model pelatihan blended pada guru dari jenjang TKK, SD, SMP, dan SMA dalam meningkatkan kompetensi PTK serta kemampuan menulis artikel ilmiah, dengan membandingkan hasil belajar dan kepuasan peserta. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran pendampingan peer‑mentoring antara guru senior yang menguasai teknologi informasi dan guru junior dalam mengatasi kendala IT serta meningkatkan kualitas hasil PTK, mengamati perubahan kemampuan teknis dan kualitas publikasi. Terakhir, penelitian longitudinal dapat menilai dampak jangka panjang partisipasi PTK terhadap pencapaian belajar siswa dan pengembangan profesional guru, dengan mengumpulkan data prestasi siswa serta indikator kompetensi guru selama beberapa tahun setelah intervensi.
| File size | 1.5 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Penerapan repeated reading cenderung berhasil dalam meningkatkan fluensi membaca dan pemahaman siswa. Strategi repeated reading dapat meningkatkan prestasiPenerapan repeated reading cenderung berhasil dalam meningkatkan fluensi membaca dan pemahaman siswa. Strategi repeated reading dapat meningkatkan prestasi
UNSURUNSUR Namun, aspek ketercobaan masih tergolong kurang baik, terutama terkait penerapan inovasi seperti sistem akuaponik dan penggunaan pupuk kompos. KendalaNamun, aspek ketercobaan masih tergolong kurang baik, terutama terkait penerapan inovasi seperti sistem akuaponik dan penggunaan pupuk kompos. Kendala
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Artikel ini mengkaji integrasi antara sejarah lisan dan terapi kenangan sebagai pengabdian kepada masyarakat bagi lansia di Panti Jompo Harapan Asri, Semarang,Artikel ini mengkaji integrasi antara sejarah lisan dan terapi kenangan sebagai pengabdian kepada masyarakat bagi lansia di Panti Jompo Harapan Asri, Semarang,
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Produk olahan dikemas dengan desain yang menarik serta dipadukan dengan promosi wisata kuliner lokal meningkatkan minat wisatawan. Metode meliputi surveiProduk olahan dikemas dengan desain yang menarik serta dipadukan dengan promosi wisata kuliner lokal meningkatkan minat wisatawan. Metode meliputi survei
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Wilayah ini memiliki keragaman etnis dan budaya yang tinggi sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang inklusif dan kontekstual. Metode pelaksanaanWilayah ini memiliki keragaman etnis dan budaya yang tinggi sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang inklusif dan kontekstual. Metode pelaksanaan
4141 Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para ibu, yang merasakan manfaat dari makanan olahan yang mudah dipraktikkan dan efektifProgram ini juga mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para ibu, yang merasakan manfaat dari makanan olahan yang mudah dipraktikkan dan efektif
UBTUBT Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin terasi masyarakat Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulanSubjek dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin terasi masyarakat Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan
UBTUBT Desain Antar muka program dibuat secara user friendly agar pelaku pengguna mudah mengoperasikan aplikasi tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi:Desain Antar muka program dibuat secara user friendly agar pelaku pengguna mudah mengoperasikan aplikasi tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi:
Useful /
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik Two Stay Two Stray (TSTS) cukup efektif dalam pembelajaran membaca teks naratif dan dapat meningkatkan kemampuanHasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik Two Stay Two Stray (TSTS) cukup efektif dalam pembelajaran membaca teks naratif dan dapat meningkatkan kemampuan
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Pada siklus 1 siswa melakukan kegiatan belajar individu tetapi hasilnya masih belum optimal karena siswa masih belum memahami metode mind mapping, tetapiPada siklus 1 siswa melakukan kegiatan belajar individu tetapi hasilnya masih belum optimal karena siswa masih belum memahami metode mind mapping, tetapi
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Anak yang sah menurut Pasal 42 UU Perkawinan adalah anak yang lahir dari perkawinan yang sah berdasarkan Pasal 2 ayat (2). Secara nasab, anak tersebutAnak yang sah menurut Pasal 42 UU Perkawinan adalah anak yang lahir dari perkawinan yang sah berdasarkan Pasal 2 ayat (2). Secara nasab, anak tersebut
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Namun penerapannya di Indonesia masih terkendala budaya patriarkal yang menyebabkan diskriminasi terhadap perempuan, sehingga perlu percepatan langkahNamun penerapannya di Indonesia masih terkendala budaya patriarkal yang menyebabkan diskriminasi terhadap perempuan, sehingga perlu percepatan langkah