UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI
Journal of English Teaching and LearningJournal of English Teaching and LearningPenelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wongsorejo Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan desain penelitian menggunakan Pre-Test dan Post-Test pada siklus 1 dan siklus 2. Data penelitian ini berupa nilai siswa baik pre-test maupun post-test. Teknik pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan nilai siswa, lembar observasi aktivitas siswa baik sebelum penelitian, dan setelah penelitian, wawancara dengan siswa dan guru tentang pembelajaran sebelum dan setelah menggunakan metode mind mapping.
pembelajaran menggunakan metode mind mapping dikategorikan sangat mendukung kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks naratif.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil tes siswa dari siklus 1 dengan rata-rata hasil 72,79 siswa dengan tingkat kelulusan 59%, meningkat pada siklus 2 dengan nilai rata-rata 79,26 dengan tingkat kelulusan mencapai 85%.Respons siswa terhadap pembelajaran menggunakan metode mind mapping sangat senang, dan siswa cukup aktif dalam kegiatan belajar kelompok.Pada siklus 1 siswa melakukan kegiatan belajar individu tetapi hasilnya masih belum optimal karena siswa masih belum memahami metode mind mapping, tetapi pada siklus 2 dengan pembelajaran kelompok siswa mengalami peningkatan kemampuan karena siswa dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada pengembangan metode mind mapping yang lebih efektif dan efisien dalam pembelajaran menulis teks naratif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan mind mapping terhadap kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konsep-konsep bahasa Inggris. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang penggunaan mind mapping dalam pembelajaran bahasa Inggris, terutama dalam hal peningkatan kemampuan menulis siswa.
| File size | 248.56 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN Hingga saat ini, guru hanya menggunakan pertanyaan studi kasus untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dengan hasil yang kurang optimal. PenelitianHingga saat ini, guru hanya menggunakan pertanyaan studi kasus untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dengan hasil yang kurang optimal. Penelitian
USNSJUSNSJ Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif (16 orang) Program Studi Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah Media dan Sumber Pembelajaran BiologiSubjek penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif (16 orang) Program Studi Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah Media dan Sumber Pembelajaran Biologi
UNCMUNCM Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret diorama dalam pembelajaran IPAS secara signifikan mampu meningkatkan keaktifan pada pembelajaranPenelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret diorama dalam pembelajaran IPAS secara signifikan mampu meningkatkan keaktifan pada pembelajaran
UNIRAYAUNIRAYA Selanjutnya persentase keaktifan siswa pada pertemuan I siklus II 93,6%, sedangkan pada pertemuan II siklus II adalah 94,8%. Rata-rata nilai siswa padaSelanjutnya persentase keaktifan siswa pada pertemuan I siklus II 93,6%, sedangkan pada pertemuan II siklus II adalah 94,8%. Rata-rata nilai siswa pada
STKIP JBSTKIP JB Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan siswa dan lembar hasil tes belajar siswa. Pada penelitian ini, keaktifan siswa dikatakanInstrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan siswa dan lembar hasil tes belajar siswa. Pada penelitian ini, keaktifan siswa dikatakan
JPTAMJPTAM Penelitian dimulai pada bulan Agustus dan berakhir pada tahun 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas XII MIPA 2 MAN 1 Pekanbaru. InstrumenPenelitian dimulai pada bulan Agustus dan berakhir pada tahun 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas XII MIPA 2 MAN 1 Pekanbaru. Instrumen
UNDIKMAUNDIKMA Terdapat 65 siswa pendidikan teknologi informasi (kelompok kontrol) dan pendidikan fisika (kelompok eksperimen) yang digunakan sebagai sampel penelitian.Terdapat 65 siswa pendidikan teknologi informasi (kelompok kontrol) dan pendidikan fisika (kelompok eksperimen) yang digunakan sebagai sampel penelitian.
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Skor harapan adalah aktivitas pembelajaran adalah 90%. Ini berarti target aktivitas pembelajaran sudah tercapai. Berdasarkan hasil evaluasi pada siklusSkor harapan adalah aktivitas pembelajaran adalah 90%. Ini berarti target aktivitas pembelajaran sudah tercapai. Berdasarkan hasil evaluasi pada siklus
Useful /
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan calon guru dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui program Teaching Practicum Internasional. PenelitianTujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan calon guru dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui program Teaching Practicum Internasional. Penelitian
UNSURUNSUR Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji parsial (uji t) dengan nilai thitung 4,884 > ttabel yaitu 1,986 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji parsial (uji t) dengan nilai thitung 4,884 > ttabel yaitu 1,986 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
UNDIKMAUNDIKMA Validitas konten dan konstruk dievaluasi melalui validasi ahli. Hasil validasi instrumen menunjukkan skor rata-rata untuk setiap komponen (indeks validitasValiditas konten dan konstruk dievaluasi melalui validasi ahli. Hasil validasi instrumen menunjukkan skor rata-rata untuk setiap komponen (indeks validitas
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Sumber data dikumpulkan melalui penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif, yang berarti sumber yang dikumpulkanSumber data dikumpulkan melalui penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif, yang berarti sumber yang dikumpulkan