UNDIKMAUNDIKMA

Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP MataramPrisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida. Karakteristik instrumen dan estimasi validitasnya juga dijelaskan. Penelitian pengembangan ini menggunakan lima tahap penelitian, yaitu pengumpulan informasi (tinjauan pustaka dan persiapan materi), perencanaan (mendefinisikan dan merumuskan tujuan), pengembangan bentuk awal instrumen tes, pengujian lapangan awal (validasi ahli), dan revisi produk utama (sesuai dengan rekomendasi dalam pengujian lapangan awal). Validitas konten dan konstruk dievaluasi melalui validasi ahli. Hasil validasi instrumen menunjukkan skor rata-rata untuk setiap komponen (indeks validitas konten sebesar 4,63 dan validitas konstruk sebesar 4,75), keduanya masuk dalam kategori sangat valid. Hasil akhir validasi instrumen adalah 4,69 (sangat valid jika: Va > 4,21), dengan keandalan sebesar 98,7%. Deskripsi hasil penelitian disajikan lebih lanjut dalam artikel ini.

Instrumen untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dikembangkan dengan kriteria.a) kesesuaian domain konten yang diukur dan dinilai dalam berpikir kritis, b) kesesuaian item-item dengan indikator berpikir kritis, dan c) item-item instrumen dapat memberikan stimulus di mana pertanyaan yang disajikan terkait erat dengan konteks dunia nyata.Instrumen pengukuran kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan telah valid dalam konten dan konstruk, serta andal berdasarkan penilaian instrumen validator.Oleh karena itu, dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan instrumen tes yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada berbagai materi dan topik. Instrumen ini dapat mencakup berbagai aspek berpikir kritis, seperti analisis, inferensi, evaluasi, dan pengambilan keputusan.. . 2. Melakukan penelitian empiris di kelas untuk menguji validitas instrumen yang dikembangkan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa sekolah menengah atas dan menghitung validitas empirisnya. Hasil penelitian ini akan menjadi dukungan kuat untuk hasil validitas konten dan konstruk yang telah diperoleh sebelumnya.. . 3. Meneliti efektivitas penggunaan instrumen dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah menggunakan instrumen, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kemampuan berpikir kritis.

  1. Development of the Test Instrument for Measuring Students' Critical Thinking Abilities on Fluid... e-journal.undikma.ac.id/index.php/prismasains/article/view/2487Development of the Test Instrument for Measuring Students Critical Thinking Abilities on Fluid e journal undikma ac index php prismasains article view 2487
Read online
File size889.38 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test