UMBUMB
SINERGISINERGIParaffin sebagai bahan penyimpan panas memiliki banyak keunggulan tetapi juga memiliki kelemahan, yaitu konduktivitas termal yang rendah sehingga waktu mencair menjadi lebih lama. Upaya telah dilakukan untuk mempercepat waktu mencair, termasuk dengan meningkatkan luas permukaan dinding panas atau mengubah geometri. Dalam penelitian ini, suhu dinding panas diubah dari seragam menjadi meningkat secara bertahap, dengan suhu dinding panas seragam sebesar 330 K dan suhu dinding panas meningkat bertahap sebesar 324 K, 327 K, 330 K, 333 K, dan 336 K. Paraffin yang digunakan memiliki spesifikasi sesuai referensi. Penelitian dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak ANSYS. Mereka menggunakan tiga model, yaitu model-A, model-B, dan model-C. Studi bertujuan untuk mendapatkan kontur antarmuka cair-padat, perubahan suhu pada titik pengukuran, dan perubahan fraksi cair. Hasil validasi model menunjukkan kesamaan dengan studi sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa waktu mencair pada model-A paling cepat, diikuti oleh model-B dan model-C.
Proses pencairan paraffin pada model-A paling cepat dibandingkan model-B dan model-C.Perpindahan panas awal terjadi melalui konduksi, kemudian berubah menjadi konveksi alami.Kecepatan sirkulasi cairan paraffin pada model-A tercepat, sehingga suhu menjadi homogen lebih cepat.Model-A menunjukkan efisiensi terbaik dalam proses pencairan.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan penyimpan panas laten lainnya dengan sifat termal berbeda untuk meningkatkan efisiensi. 2. Analisis perubahan suhu dinding panas yang lebih kompleks, seperti variasi suhu dinamis, dapat dilakukan untuk memahami dampaknya terhadap proses pencairan. 3. Pengujian geometri kavitas berbeda, seperti bentuk non-kubik atau struktur berlapis, dapat dikembangkan untuk memaksimalkan transfer panas dan mempercepat waktu pencairan.
| File size | 541.56 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Penelitian ini mengintegrasikan citra multispektral Sentinel-2 dengan tiga metode regresi empiris—regresi daya pita hijau, regresi daya pita biru, danPenelitian ini mengintegrasikan citra multispektral Sentinel-2 dengan tiga metode regresi empiris—regresi daya pita hijau, regresi daya pita biru, dan
POLNAMPOLNAM 987. Sistem kontrol fuzzy logic menunjukkan performa superior dengan waktu naik 45. 2 ms, waktu settling 132. 5 ms, overshoot 2. 8%, dan error steady-state987. Sistem kontrol fuzzy logic menunjukkan performa superior dengan waktu naik 45. 2 ms, waktu settling 132. 5 ms, overshoot 2. 8%, dan error steady-state
UMIUMI Hasil menunjukkan SVM memiliki akurasi tertinggi 90%, diikuti KNN 89%, dan Naïve Bayes 85%. Penelitian ini menghasilkan model prediksi risiko stuntingHasil menunjukkan SVM memiliki akurasi tertinggi 90%, diikuti KNN 89%, dan Naïve Bayes 85%. Penelitian ini menghasilkan model prediksi risiko stunting
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D dengan model pengembangan 4D (define, design, development, disseminate). Penelitian ini dilakukan di SMAN 7 EnrekangPenelitian ini menggunakan pendekatan R&D dengan model pengembangan 4D (define, design, development, disseminate). Penelitian ini dilakukan di SMAN 7 Enrekang
UNESAUNESA Latar belakang dilakukannya kegiatan ini berdasarkan pada pentingnya penguasaan kompetensi routing bagi peserta didik dengan jurusan TKJ di era berkembangnyaLatar belakang dilakukannya kegiatan ini berdasarkan pada pentingnya penguasaan kompetensi routing bagi peserta didik dengan jurusan TKJ di era berkembangnya
EDUCASIAEDUCASIA Dengan demikian, e-modul interaktif dengan gamifikasi dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika pada materiDengan demikian, e-modul interaktif dengan gamifikasi dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika pada materi
LLDIKTI12LLDIKTI12 Model yang digunakan dalam pengembangan LKS ini adalah model Thiagarajan yang dikenal sebagai model 4-D, yang terdiri atas empat tahap, yaitu: (1) DefineModel yang digunakan dalam pengembangan LKS ini adalah model Thiagarajan yang dikenal sebagai model 4-D, yang terdiri atas empat tahap, yaitu: (1) Define
ABULYATAMAABULYATAMA Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan model dengan pendekatan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi empat tahap, yaitu studi pendahuluan,Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan model dengan pendekatan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi empat tahap, yaitu studi pendahuluan,
Useful /
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan telah berupaya menegakkan Perda No. 15 Tahun 2012 untuk mendukung perkembangan pariwisataPenelitian ini menyimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan telah berupaya menegakkan Perda No. 15 Tahun 2012 untuk mendukung perkembangan pariwisata
UQUQ Ketersediaan faktor produksi (lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja) untuk pengembangan kopi arabika di daerah penelitian sangat tersediaKetersediaan faktor produksi (lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja) untuk pengembangan kopi arabika di daerah penelitian sangat tersedia
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021 di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari. Metode penelitian yangPenelitian ini dilakukan pada bulan April 2021 di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari. Metode penelitian yang
UMBUMB Telekomunikasi telah mengalami peningkatan luar biasa dalam hal kecepatan data dan lebar pita yang memerlukan alokasi frekuensi yang cukup serta ketersediaanTelekomunikasi telah mengalami peningkatan luar biasa dalam hal kecepatan data dan lebar pita yang memerlukan alokasi frekuensi yang cukup serta ketersediaan