4141

Pintoe: Pengabdian Teuku UmarPintoe: Pengabdian Teuku Umar

Stunting merupakan masalah kesehatan yang kompleks di Indonesia yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak-anak, terutama akibat kekurangan gizi kronis. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar dilakukan di Desa Lipat Kajang, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Melalui serangkaian pelatihan dan edukasi, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan masyarakat dari 20% menjadi 80%, dan keterampilan dari 30% menjadi 90%. Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para ibu, yang merasakan manfaat dari makanan olahan yang mudah dipraktikkan dan efektif dalam mencegah stunting. Hasil program ini menunjukkan bahwa edukasi berkelanjutan dan intervensi yang terkoordinasi dapat secara efektif meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di desa tersebut. Dengan demikian, diperlukan perluasan program ini ke wilayah lain untuk memperluas dampaknya.

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar di Desa Lipat Kajang berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT).Sebelum pelatihan, tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat relatif rendah, namun setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dengan pengetahuan masyarakat mencapai 80% dan keterampilan mencapai 90%.Program ini juga mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat, terutama ibu-ibu, yang merasa makanan olahan yang diajarkan bermanfaat dan mudah diimplementasikan untuk mencegah stunting pada anak-anak mereka.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis PMT lokal dalam mencegah stunting, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku dan preferensi masyarakat. Kedua, penting untuk menginvestigasi peran faktor sosial budaya dalam mempengaruhi perilaku pemberian makan pada ibu, sehingga intervensi dapat dirancang lebih sesuai dengan konteks lokal. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang program PMT terhadap pertumbuhan dan perkembangan kognitif anak-anak di Desa Lipat Kajang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberlanjutan program. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pencegahan stunting dan pengembangan program yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. Factors associated with stunting among children 0-23 months in Aceh: A cross-sectional study using SSGI... doi.org/10.30867/action.v9i3.1824Factors associated with stunting among children 0 23 months in Aceh A cross sectional study using SSGI doi 10 30867 action v9i3 1824
  2. ІНЖЕНЕРНО-ГЕОЛОГІЧНІ ВИШУКУВАННЯ ПІД БУДІВНИЦТВО БАГАТОПОВЕРХОВИХ... doi.org/10.25140/2411-5363-2021-2(24)-235-243Iyniyiy eiueIyI eooeayy Ii ciIeyoe caeaeiueou doi 10 25140 2411 5363 2021 2 24 235 243
Read online
File size779.59 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test