UBTUBT
Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat BorneoSejalan dengan program pemerintah, upaya mendorong masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan dilakukan di berbagai daerah, termasuk Pulau Sebatik yang berbatasan dengan Tawau, Sabah, Malaysia. Program ini menerapkan teknologi dalam perikanan budidaya, khususnya untuk komoditas ikan air tawar, dengan harapan memberdayakan ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan. Kelompok Petani Lele Pokdakan Tapal Batas merupakan salah satu kelompok yang aktif dalam budidaya lele, yang dipilih karena permintaannya yang meningkat dan kemudahan budidayanya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam budidaya lele, terutama dalam penyediaan benih melalui pelatihan pemijahan semi buatan dengan teknik kawin suntik. Tahapan kegiatan meliputi survei lokasi, perjanjian kemitraan, sosialisasi program, penyuluhan, dan pelatihan pemijahan. Hasilnya adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemijahan buatan dengan kawin suntik, sehingga mereka mampu menghasilkan benih secara mandiri.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam teknik pemijahan semi buatan melalui kawin suntik.Peningkatan ini membekali mitra untuk menghasilkan benih lele secara mandiri, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat Pokdakan Tapal Batas.Dengan demikian, kegiatan ini menjembatani penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam praktik budidaya perikanan di tingkat lokal.
Berdasarkan hasil pelatihan ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas jangka panjang dari teknik kawin suntik yang diterapkan oleh Pokdakan Tapal Batas, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap kualitas benih yang dihasilkan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimalisasi dosis dan waktu penyuntikan hormon ovaprim untuk meningkatkan tingkat keberhasilan pemijahan dan kualitas telur. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model pelatihan yang lebih komprehensif, yang mencakup aspek manajemen budidaya, pemasaran, dan pengolahan hasil perikanan, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lele dari Pokdakan Tapal Batas di pasar lokal maupun regional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas, kualitas, dan keberlanjutan budidaya lele di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
| File size | 1.95 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIREVDINASTIREV Aplikasi ini mempercepat proses pelaporan dan koordinasi antar lembaga, meningkatkan transparansi penanganan kasus, serta memperkuat mekanisme pemulihanAplikasi ini mempercepat proses pelaporan dan koordinasi antar lembaga, meningkatkan transparansi penanganan kasus, serta memperkuat mekanisme pemulihan
DINASTIREVDINASTIREV Implementasi QRIS lintas batas yang sukses, berdasarkan skema Local Currency Transaction (LCT) dan adopsi standar global EMVco, menghadapi tantangan fundamentalImplementasi QRIS lintas batas yang sukses, berdasarkan skema Local Currency Transaction (LCT) dan adopsi standar global EMVco, menghadapi tantangan fundamental
IAI MBIMAIAI MBIMA Metode yang interaktif dengan pemberian materi, telah menunjukan keberhasilan program. Penilaian melalui metode pre-test dan post-test telah menunjukanMetode yang interaktif dengan pemberian materi, telah menunjukan keberhasilan program. Penilaian melalui metode pre-test dan post-test telah menunjukan
UNIPASBYUNIPASBY Efektivitas pelatihan dan pendampingan diukur melalui uji pre-test dan post-test berupa ujian tertulis untuk mengetahui pengetahuan awal dan akhir adanyaEfektivitas pelatihan dan pendampingan diukur melalui uji pre-test dan post-test berupa ujian tertulis untuk mengetahui pengetahuan awal dan akhir adanya
UBTUBT Pendekatan metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan pelatihan pengayaan pakan dan pemijahan ikan lele. Kedua mitra diberi pemahaman terkait biologiPendekatan metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan pelatihan pengayaan pakan dan pemijahan ikan lele. Kedua mitra diberi pemahaman terkait biologi
UBTUBT Berdasarkan hasil observasi awal lapangan ditemukan bahwa pada Toko Yasmin masih menggunakan pencatatan manual, hal inilah yang mendasari dilaksanakanBerdasarkan hasil observasi awal lapangan ditemukan bahwa pada Toko Yasmin masih menggunakan pencatatan manual, hal inilah yang mendasari dilaksanakan
UBTUBT Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan. Pelaksanaan Pengabdian ini di Puskesmas Kapasa Kota Makassar dengan jumlah pesertaMetode yang digunakan adalah sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan. Pelaksanaan Pengabdian ini di Puskesmas Kapasa Kota Makassar dengan jumlah peserta
UNIDAUNIDA 11- 41%, Dactylogyrus sp. 5-38% dan Vorticella sp. 0-20%. Ektoparasit yang menginfeksi benih ikan lele Sangkuriang di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor11- 41%, Dactylogyrus sp. 5-38% dan Vorticella sp. 0-20%. Ektoparasit yang menginfeksi benih ikan lele Sangkuriang di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor
Useful /
UBTUBT Keberhasilan proyek sangat bergantung pada analisis menyeluruh meliputi bisnis sosial, keberlanjutan, manajemen proyek, pemasaran digital, dan SWOT untukKeberhasilan proyek sangat bergantung pada analisis menyeluruh meliputi bisnis sosial, keberlanjutan, manajemen proyek, pemasaran digital, dan SWOT untuk
UBTUBT Tujuan dari kegiatan ini untuk mengenalkan kepada siswa-siswi tentang keanekaragaman biota laut dan menanamkan kepedulian kepada mereka untuk menjaga danTujuan dari kegiatan ini untuk mengenalkan kepada siswa-siswi tentang keanekaragaman biota laut dan menanamkan kepedulian kepada mereka untuk menjaga dan
UBTUBT Kegiatan edukasi pengelolaan saampah organik mengalami peningkatan pengetahuan yang telah dilihat dari hasil kuisioner pre dan post test. Kegiatan pembuatanKegiatan edukasi pengelolaan saampah organik mengalami peningkatan pengetahuan yang telah dilihat dari hasil kuisioner pre dan post test. Kegiatan pembuatan
UNIPASBYUNIPASBY Desa Wringinputih, Kedungringin, Kedungrejo, dan Tembokrejo masuk dalam kategori risiko tinggi karena berada di zona KRB I. Analisis menunjukkan hubunganDesa Wringinputih, Kedungringin, Kedungrejo, dan Tembokrejo masuk dalam kategori risiko tinggi karena berada di zona KRB I. Analisis menunjukkan hubungan