UHBUHB
Jurnal Kolaborasi Riset SarjanaJurnal Kolaborasi Riset SarjanaDalam studi ini, kami membandingkan kinerja algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dan Support Vector Machine (SVM) untuk memprediksi risiko kehamilan pada pasien. Dataset yang digunakan terdiri dari delapan variabel, seperti jumlah kehamilan, status vaksinasi, tekanan darah, detak jantung janin, indeks massa tubuh (BMI), usia, dan tinggi badan, yang digunakan untuk mengklasifikasikan kehamilan sebagai berisiko tinggi atau tidak berisiko. Pra-pemrosesan data dilakukan dengan standarisasi fitur numerik dan pembagian data menggunakan metode stratified split (80% data latih, 20% data uji). Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa KNN mencapai tingkat akurasi 81%, sementara SVM memperoleh akurasi 75,50%. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa KNN lebih stabil dalam mengklasifikasikan data dengan distribusi variabel yang beragam, sedangkan SVM menunjukkan kecenderungan lebih sensitif terhadap kasus berisiko tinggi, dengan 66,7% prediksi mengarah pada kategori tersebut. Jika dibandingkan dengan penelitian terdahulu, performa KNN berada dalam rentang akurasi umum 70–95%, sedangkan akurasi SVM sedikit lebih rendah dari rata-rata penelitian serupa yang mencapai sekitar 80,33%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua algoritma ini berpotensi sebagai alat bantu untuk deteksi dini risiko kesehatan ibu hamil, di mana perbedaan performa keduanya dipengaruhi oleh parameter yang dipilih, karakteristik data, dan pembagian kelas.
Penelitian ini membandingkan kinerja dua algoritma machine learning, yaitu K-Nearest Neighbor (KNN) dan Support Vector Machine (SVM), untuk memprediksi risiko kehamilan pada dataset publik yang mencakup 998 data pasien dan delapan variabel medis utama.Berdasarkan analisis, KNN menunjukkan performa yang lebih unggul dengan akurasi 81%, melebihi akurasi SVM yang hanya 75,50%.Meskipun begitu, SVM memiliki kekuatan khusus dalam mendeteksi lebih banyak kasus berisiko tinggi (66,7%).Perbedaan signifikan ini menggarisbawahi bahwa karakteristik dataset, distribusi fitur, dan pemilihan parameter sangat krusial dalam menentukan akurasi dan kemampuan generalisasi model.KNN lebih sesuai digunakan pada dataset dengan distribusi fitur yang relatif seimbang, terutama ketika tujuan penelitian menekankan pada pencapaian akurasi tinggi secara keseluruhan.SVM lebih sensitif dalam mendeteksi kasus berisiko, sehingga tetap relevan digunakan ketika tujuan analisis lebih berfokus pada kemampuan model menangkap sebanyak mungkin data pasien yang termasuk kategori berisiko tinggi.Pemilihan algoritma terbaik sangat bergantung pada konteks aplikasi, misalnya apakah lebih penting mengutamakan akurasi umum (overall accuracy) atau deteksi dini pasien berisiko tinggi (recall pada kelas positif).
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, melakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh parameter k pada algoritma KNN dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi akurasi prediksi. Kedua, mengeksplorasi penggunaan kernel lain selain RBF pada algoritma SVM untuk melihat apakah ada peningkatan performa dalam mendeteksi kasus berisiko tinggi. Ketiga, melakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan algoritma machine learning lainnya, seperti Random Forest atau Neural Network, untuk mengetahui algoritma mana yang paling efektif dalam memprediksi risiko kesehatan ibu hamil berdasarkan dataset yang serupa.
- Komparasi Kinerja Algoritma Random Forest, Decision Tree, Naïve Bayes, dan KNN dalam Prediksi Tingkat... ejournal.uhb.ac.id/index.php/IKOMTI/article/view/1756Komparasi Kinerja Algoritma Random Forest Decision Tree Nayve Bayes dan KNN dalam Prediksi Tingkat ejournal uhb ac index php IKOMTI article view 1756
- Applications of Machine Learning in Healthcare | IntechOpen. applications machine learning healthcare... doi.org/10.5772/INTECHOPEN.92297Applications of Machine Learning in Healthcare IntechOpen applications machine learning healthcare doi 10 5772 INTECHOPEN 92297
- CMC | Machine Learning Stroke Prediction in Smart Healthcare: Integrating Fuzzy K-Nearest Neighbor and... techscience.com/cmc/v82n3/59949CMC Machine Learning Stroke Prediction in Smart Healthcare Integrating Fuzzy K Nearest Neighbor and techscience cmc v82n3 59949
| File size | 770.09 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMIUMI Skor cibil yang tinggi (kategori besar) akan langsung disetujui, sedangkan skor cibil yang rendah (kategori kecil) akan memerlukan pertimbangan lebih lanjutSkor cibil yang tinggi (kategori besar) akan langsung disetujui, sedangkan skor cibil yang rendah (kategori kecil) akan memerlukan pertimbangan lebih lanjut
YPIDATHUYPIDATHU Temuan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kualitas output kreatif dipengaruhi tidak hanya oleh kontribusi individu tetapi juga oleh konektivitas dan keragamanTemuan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kualitas output kreatif dipengaruhi tidak hanya oleh kontribusi individu tetapi juga oleh konektivitas dan keragaman
LLDIKTI4LLDIKTI4 Namun, aplikasi masih dapat ditingkatkan dengan menambahkan tes kesehatan mental dan mengintegrasikan algoritma machine learning untuk merekomendasikanNamun, aplikasi masih dapat ditingkatkan dengan menambahkan tes kesehatan mental dan mengintegrasikan algoritma machine learning untuk merekomendasikan
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Permasalahan dalam pemodifikasian faktur dapat diatasi dengan mengimplementasikan sistem Digital Signature berbasis web. Digital Signature dapat menjaminPermasalahan dalam pemodifikasian faktur dapat diatasi dengan mengimplementasikan sistem Digital Signature berbasis web. Digital Signature dapat menjamin
UNIDAYANUNIDAYAN Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prototipe sistem otomatis pengendali jendela rumah berbasis Internet of Things (IoT) denganPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prototipe sistem otomatis pengendali jendela rumah berbasis Internet of Things (IoT) dengan
UNIDAYANUNIDAYAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan observasi langsung. SistemMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan observasi langsung. Sistem
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Pengoperasian kilang lepas pantai memiliki tingkat bahaya sangat tinggi, terutama bahaya terjadinya kebakaran karena feed atau bahan yang diproses merupakanPengoperasian kilang lepas pantai memiliki tingkat bahaya sangat tinggi, terutama bahaya terjadinya kebakaran karena feed atau bahan yang diproses merupakan
UMIUMI Sistem online store ini akan memberikan pengaruh terhadap proses penjualan serta pengelolaan data penjualan dan pembelian. Perancangan sistem ini menggunakanSistem online store ini akan memberikan pengaruh terhadap proses penjualan serta pengelolaan data penjualan dan pembelian. Perancangan sistem ini menggunakan
Useful /
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan mencakup koordinasi, penentuan materi, serta penyusunanPelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan mencakup koordinasi, penentuan materi, serta penyusunan
UNIMMANUNIMMAN Sardjito Yogyakarta dilakukan pemeriksaan menggunakan proyeksi lateral dengan penyudutan arah central ray 30 derajat ke arah cranial. Sedangkan menurutSardjito Yogyakarta dilakukan pemeriksaan menggunakan proyeksi lateral dengan penyudutan arah central ray 30 derajat ke arah cranial. Sedangkan menurut
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Penelitian ini menunjukkan bahwa atribut ramah halal, pengalaman wisata, dan nilai yang dirasakan secara signifikan memengaruhi kepuasan, kepercayaan,Penelitian ini menunjukkan bahwa atribut ramah halal, pengalaman wisata, dan nilai yang dirasakan secara signifikan memengaruhi kepuasan, kepercayaan,
LLDIKTI4LLDIKTI4 Hasil pengujian menunjukkan nilai intensitas tertinggi sebesar 460.086 lux pada pukul 12.11 dengan nilai regresi sebesar R² = 0,9998, mengindikasikanHasil pengujian menunjukkan nilai intensitas tertinggi sebesar 460.086 lux pada pukul 12.11 dengan nilai regresi sebesar R² = 0,9998, mengindikasikan