HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG

Jurnal Kesehatan Husada GemilangJurnal Kesehatan Husada Gemilang

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak dialami oleh remaja putri, terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta kehilangan darah saat menstruasi. Kondisi ini dapat mengakibatkan penurunan konsentrasi belajar, berkurangnya kebugaran fisik, menurunnya prestasi akademik, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada masa kehamilan di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan mengenai anemia terhadap tingkat pengetahuan remaja putri kelas X di SMAN Tuah Gemilang, dengan jumlah responden sebanyak 37 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental melalui pendekatan one group pre-test and post-test. Tingkat pengetahuan responden diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu kurang, cukup, dan baik.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan setelah diberikan penyuluhan, di mana kategori kurang menjadi 5,4%, kategori cukup 40,5%, dan kategori baik meningkat menjadi 54,1%. Analisis bivariat menggunakan uji Paired Samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (p < 0,001), dengan rata-rata skor meningkat dari 62,8 pada pre-test menjadi 77,2 pada post-test. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan metode edukatif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri kelas X SMAN Tuah Gemilang mengenai anemia, termasuk faktor risiko, dampak, dan langkah-langkah pencegahannya.

Penyuluhan tentang anemia memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja putri kelas X di SMAN Tuah Gemilang.Setelah dilakukan intervensi edukasi, terjadi perubahan pengetahuan yang lebih baik dibandingkan sebelum penyuluhan.Metode penyuluhan kesehatan efektif sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai anemia, faktor risiko, dampak, serta langkah pencegahannya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas penyuluhan dengan metode edukasi lainnya. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman remaja putri mengenai anemia serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pencegahannya. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan terhadap perilaku kesehatan remaja putri, termasuk konsumsi zat besi dan kepatuhan terhadap program suplementasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah anemia pada remaja putri di Indonesia.

  1. Nutrition in Nepal: Three decades of commitment to children and women - Chitekwe - 2022 - Maternal &... doi.org/10.1111/mcn.13229Nutrition in Nepal Three decades of commitment to children and women Chitekwe 2022 Maternal doi 10 1111 mcn 13229
Read online
File size237.44 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test