JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO

Journal on Research and Review of Educational InnovationJournal on Research and Review of Educational Innovation

Desain pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman belajar mahasiswa. Namun pada kenyataannya, banyak perguruan tinggi (khususnya di bidang Teknologi Informasi) belum mengembangkan desain pembelajaran yang terstruktur, sehingga proses belajar menjadi tidak efektif. Pendekatan Problem‑Based Learning (PBL) digunakan karena mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam memecahkan masalah nyata yang relevan dengan materi pembelajaran, yang pada gilirannya mengembangkan kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Pendekatan ini didukung oleh konstruktivisme dan teori kognisi sosial, yang menekankan peran aktif mahasiswa dalam membangun pengetahuan melalui interaksi dengan konten pembelajaran dan interaksi sosial. Hasil percobaan terbatas menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pasca‑tes dibandingkan pra‑tes, yang mendukung konsep bahwa pembelajaran aktif, sebagaimana diterapkan dalam modul PBL, dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa. Proses pengembangan dan pengujian modul ini mencerminkan pendekatan sistematis dan berkelanjutan dalam merancang instruksi yang efektif, dengan potensi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Penelitian ini mengembangkan modul Problem‑Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa SMA Negeri 3 Lamongan dalam memahami ide dasar konstitusi negara.Hasil percobaan terbatas menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pasca‑tes dibandingkan pra‑tes, yang membuktikan bahwa pembelajaran aktif melalui modul PBL efektif meningkatkan pemahaman siswa serta menutup kesenjangan antara tujuan pendidikan dan praktik di kelas.Modul PBL yang dirancang secara sistematis ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia serta memberdayakan generasi muda dengan keterampilan yang diperlukan dalam era yang terus berubah.

Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas modul PBL pada mata pelajaran lain, seperti ilmu pengetahuan alam atau matematika, untuk menilai generalisasi manfaatnya pada kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan PBL terhadap perkembangan kreativitas, kolaborasi, dan motivasi belajar selama beberapa semester atau tahun akademik. Akhirnya, integrasi teknologi digital, misalnya platform pembelajaran daring atau simulasi virtual, dengan pendekatan PBL dapat diselidiki untuk mengetahui bagaimana peningkatan interaktivitas dan aksesibilitas memengaruhi hasil belajar dan keterlibatan siswa.

Read online
File size252.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test