JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI

JURNAL JENDELA MATEMATIKAJURNAL JENDELA MATEMATIKA

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep etnomatematika pada bangunan Masjid Al‑Karomah Syekh Syarief Abdurrahman di Cirebon, Jawa Barat. Masjid ini tidak hanya memiliki nilai spiritual tinggi, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan pengetahuan lokal yang diwariskan turun‑temurun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan juru kunci masjid, dokumentasi foto, dan catatan lapangan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap penerapan unsur‑unsur matematika dalam struktur arsitektur masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika diterapkan secara alami dalam berbagai elemen bangunan. Konsep geometri tampak pada bentuk bangun datar dan ruang, seperti pola lantai persegi panjang, kubah setengah bola, dan ornamen ukiran yang menunjukkan prinsip simetri. Transformasi geometri seperti refleksi, rotasi, dan translasi juga tampak dalam susunan dan pola hiasan di bagian dalam maupun luar masjid. Selain itu, konsep rasio dan proporsi pada perancangan menunjukkan adanya pemahaman mendalam masyarakat terhadap estetika dan keseimbangan matematis. Masjid ini menjadi contoh nyata integrasi antara nilai religius, budaya, dan ilmu matematika dalam bentuk arsitektur.

Masjid Al‑Karomah Syekh Syarief Abdurrahman di Cirebon merupakan masjid bersejarah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan Islam, dan warisan budaya lokal.Penelitian ini menemukan bahwa arsitektur masjid mengandung berbagai konsep etnomatematika, seperti geometri, kesejajaran, pola fraktal, dan transformasi geometrik, yang tercermin pada elemen struktural seperti pagar, atap, gapura, dan sumur, serta mengandung nilai filosofis yang mengajarkan ketakwaan, kebersamaan, dan kesederhanaan.Oleh karena itu, pelestarian masjid melalui dukungan masyarakat, pemerintah, dan edukasi generasi muda sangat penting untuk menjaga warisan sejarah, budaya, dan nilai religius bagi masa depan.

Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana konsep etnomatematika yang terdapat pada bangunan masjid lain di wilayah Cirebon memengaruhi pemahaman matematika masyarakat setempat, sehingga dapat dibandingkan dengan temuan pada Masjid Al‑Karomah. Selanjutnya, perlu dilakukan kajian eksperimental untuk mengevaluasi dampak integrasi materi etnomatematika ke dalam kurikulum pendidikan dasar terhadap kemampuan matematika siswa serta peningkatan apresiasi mereka terhadap warisan budaya lokal. Sebagai langkah inovatif, penelitian juga dapat mengembangkan model digital tiga‑dimensi (3D) masjid dengan menyoroti elemen‑elemen matematisnya, sehingga dapat menjadi sumber belajar interaktif yang dapat diakses secara luas dan membantu pelestarian arsitektur bersejarah. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan teknologi informasi, ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang peran etnomatematika dalam pendidikan, pelestarian budaya, dan pemanfaatan teknologi modern.

  1. PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA TEGALJATI BERBASIS KKN TEMATIK POSDAYA MASJID | BHAKTI:... doi.org/10.33367/bjppm.v1i02.3163PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA TEGALJATI BERBASIS KKN TEMATIK POSDAYA MASJID BHAKTI doi 10 33367 bjppm v1i02 3163
  2. Nilai-Nilai Multikultural dalam Kebudayaan Pendalungan di Kabupaten Jember | AL MA'ARIEF : Jurnal... doi.org/10.35905/almaarief.v3i2.2278Nilai Nilai Multikultural dalam Kebudayaan Pendalungan di Kabupaten Jember AL MAARIEF Jurnal doi 10 35905 almaarief v3i2 2278
  3. Analisis Peran Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika | ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika.... jurnal.umk.ac.id/index.php/anargya/article/view/6370Analisis Peran Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika ANARGYA Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika jurnal umk ac index php anargya article view 6370
Read online
File size687.04 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test