LARISMALARISMA

EduMatika: Jurnal MIPAEduMatika: Jurnal MIPA

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika menghadapi berbagai tantangan dan problematika yang memerlukan evaluasi komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika serta mengevaluasi efektivitasnya di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Metode penelitian menggunakan studi literatur dan analisis kebijakan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika utama meliputi: (1) keterbatasan pemahaman guru terhadap filosofi dan implementasi Kurikulum Merdeka, (2) ketidaksiapan infrastruktur teknologi pendidikan, (3) tantangan dalam penyusunan modul ajar yang kontekstual, (4) minimnya pelatihan berkelanjutan untuk pendidik, dan (5) kesenjangan antara ekspektasi kurikulum dengan realitas di lapangan. Evaluasi menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memiliki potensi positif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa, namun memerlukan dukungan sistematis dalam hal pengembangan kapasitas guru, penyediaan sumber belajar yang memadai, dan sistem evaluasi yang adaptif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan program pelatihan berkelanjutan, penyediaan platform pembelajaran digital terintegrasi, dan pengembangan assessment tools yang selaras dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi.

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika menghadapi berbagai problematika kompleks dan multidimensi, seperti keterbatasan kompetensi pendidik, infrastruktur teknologi, dan kesulitan pengembangan bahan ajar kontekstual.Meskipun demikian, kurikulum ini memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta didik, kemampuan berpikir kritis, dan motivasi belajar melalui pembelajaran yang lebih relevan.Keberhasilan implementasi memerlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, dukungan infrastruktur, pengembangan kapasitas guru, serta sistem monitoring dan evaluasi yang komprehensif untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas kurikulum.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek: pertama, mengevaluasi efektivitas pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan prinsip Kurikulum Merdeka. Kedua, mengembangkan platform pembelajaran digital terintegrasi yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi dan kontekstual. Ketiga, menganalisis dampak penilaian autentik yang selaras dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi terhadap perkembangan kompetensi siswa. Dengan pendekatan ini, penelitian bisa memberikan solusi konkret untuk tantangan yang dihadapi dalam implementasi kurikulum. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan perbedaan konteks daerah dalam desain sumber daya dan pelatihan, serta menggali lebih dalam tentang peran komunitas pendidik dalam berbagi inovasi. Penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara penggunaan teknologi dan efektivitas pembelajaran matematika dalam kurikulum ini.

  1. Analysis of the Numeracy Literacy Ability of Aik Anyer State MTs Students in the Independent Learning... jurnal.larisma.or.id/index.php/JRIP/article/view/1241Analysis of the Numeracy Literacy Ability of Aik Anyer State MTs Students in the Independent Learning jurnal larisma index php JRIP article view 1241
  2. Evaluasi efektivitas penerapan kurikulum merdeka dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan literasi... doi.org/10.32832/itjmie.v5i3.16736Evaluasi efektivitas penerapan kurikulum merdeka dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan literasi doi 10 32832 itjmie v5i3 16736
Read online
File size370.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test