UNMUNM

JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan PendidikanJEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi adaptasi pemasaran internasional yang diterapkan oleh UMKM mi sagu Riau untuk memenuhi preferensi konsumen Taiwan serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses ekspansi pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif berganda (qualitative multiple case study) untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai praktik adaptasi yang dilakukan oleh UMKM. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan sepuluh partisipan, terdiri atas pemilik UMKM, seorang manajer produksi, seorang konsultan ekspor, seorang perwakilan pemerintah, dan seorang pejabat pembina UMKM di Provinsi Riau, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, UMKM melakukan adaptasi produk agar sesuai dengan preferensi konsumen Taiwan melalui peningkatan kualitas produk, penyesuaian rasa dan tekstur sesuai kebutuhan, serta memastikan pemenuhan standar keamanan pangan dan standar mutu yang dipersyaratkan untuk pasar ekspor. Kedua, kemasan dan pelabelan didesain ulang dengan menerapkan kemasan vakum serta informasi dwibahasa guna meningkatkan daya tarik produk dan kepercayaan konsumen. Ketiga, UMKM menerapkan strategi cultural branding dengan memosisikan mi sagu Riau sebagai produk pangan tradisional Melayu yang autentik dan memiliki warisan budaya yang khas. Keempat, platform pemasaran digital dimanfaatkan untuk mempromosikan produk di pasar internasional sekaligus membangun interaksi langsung dengan calon konsumen. Terakhir, penelitian mengidentifikasi beberapa tantangan utama, yaitu keterbatasan informasi pasar, persyaratan sertifikasi, dan belum memadainya jaringan ekspor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan internasionalisasi memerlukan proses adaptasi yang terintegrasi, yang mengombinasikan inovasi produk, keaslian budaya, kapabilitas pemasaran digital, dan dukungan kelembagaan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur internasionalisasi UMKM serta implikasi praktis bagi pengembangan strategi berorientasi ekspor untuk produk pangan tradisional di negara-negara berkembang.

Penelitian ini mengkaji strategi adaptasi pemasaran internasional UMKM mi sagu Riau untuk pasar Taiwan, yang menunjukkan bahwa internasionalisasi berhasil melalui proses adaptasi komprehensif melampaui modifikasi produk.UMKM mengadaptasi produk dengan menonjolkan atribut kesehatan dan tekstur, mendesain ulang kemasan dengan informasi dwibahasa, serta memanfaatkan branding budaya dan pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas dan kepercayaan konsumen.Namun, UMKM masih menghadapi tantangan signifikan terkait keterbatasan informasi pasar, sertifikasi ekspor, kepatuhan regulasi, dan jaringan bisnis internasional yang belum memadai.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara kuantitatif bagaimana atribut kesehatan dan narasi budaya pada kemasan mi sagu Riau benar-benar memengaruhi keputusan pembelian serta membangun loyalitas konsumen di Taiwan. Ini penting karena studi sebelumnya hanya bersifat kualitatif, sehingga data mengenai dampak langsung dari strategi adaptasi ini belum terukur secara spesifik. Misalnya, studi bisa mengukur tingkat penerimaan konsumen terhadap klaim bebas gluten atau cerita di balik warisan budaya Melayu pada produk, dan bagaimana hal tersebut berkorelasi dengan frekuensi pembelian atau rekomendasi. Selain itu, perlu juga dikaji lebih mendalam sejauh mana program dukungan dari pemerintah dan lembaga ekspor efektif dalam membantu UMKM mi sagu Riau mengatasi berbagai hambatan, seperti persyaratan sertifikasi yang ketat, kurangnya informasi pasar yang akurat, serta keterbatasan jaringan ekspor. Penelitian ini bisa membandingkan berbagai jenis dukungan yang diberikan dan dampaknya terhadap kesiapan ekspor UMKM, memberikan wawasan berharga untuk perbaikan kebijakan. Terakhir, untuk melihat apakah temuan ini berlaku umum, penelitian komparatif bisa dilakukan. Misalnya, apakah strategi adaptasi pemasaran yang terbukti berhasil untuk mi sagu Riau di Taiwan juga bisa diaplikasikan pada produk pangan tradisional Indonesia lainnya, seperti keripik tempe atau rendang instan, saat memasuki pasar Asia Timur lain seperti Jepang atau Korea Selatan. Studi ini akan menyoroti elemen-elemen adaptasi mana yang bersifat universal dan mana yang spesifik untuk jenis produk atau pasar tertentu, sehingga dapat membantu UMKM lain yang ingin merambah pasar internasional dengan produk khas mereka. Pendekatan ini akan memperkaya literatur dan memberikan panduan praktis yang lebih luas.

  1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi... ojs.unm.ac.id/JEKPEND/article/view/9736Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi ojs unm ac JEKPEND article view 9736
Read online
File size193.93 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test