UNMUNM

JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan PendidikanJEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Artificial Intelligence dan Self-Directed Learning terhadap strategi belajar mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan 87 mahasiswa yang dipilih melalui proportional random sampling dari populasi 646 mahasiswa aktif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence memiliki koefisien positif, tetapi tidak signifikan secara statistik, sehingga pengaruh nyata Artificial Intelligence terhadap strategi belajar belum dapat disimpulkan berdasarkan data penelitian ini. Self-Directed Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi belajar. Secara simultan, Artificial Intelligence dan Self-Directed Learning berpengaruh signifikan terhadap strategi belajar mahasiswa dengan adjusted R² sebesar 37,8%. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan mahasiswa merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajar secara mandiri lebih menentukan strategi belajar daripada penggunaan Artificial Intelligence semata.

(1) Artificial Intelligence tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi belajar mahasiswa.Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, tidak dapat menyimpulkan adanya pengaruh nyata Artificial Intelligence terhadap strategi belajar berdasarkan data yang dianalisis.(2) Self-Directed Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi belajar mahasiswa.Kapasitas mahasiswa dalam menetapkan arah belajar, merancang kegiatan, mengawasi kemajuan, dan menilai hasilnya terbukti menjadi komponen kunci dalam membentuk strategi belajar yang terarah dan efektif.dan (3) Artificial Intelligence dan Self-Directed Learning secara simultan berpengaruh signifikan terhadap strategi belajar mahasiswa dengan kontribusi penjelasan sebesar 37,8% berdasarkan Adjusted R².

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar institusi pendidikan tinggi merancang program pengembangan literasi Artificial Intelligence yang tidak hanya melatih penggunaan teknis, tetapi juga membangun kesadaran kritis, tanggung jawab etis, dan orientasi produktif dalam memanfaatkan teknologi untuk keperluan akademik. Dosen dapat mengintegrasikan Self-Directed Learning melalui aktivitas perencanaan belajar, jurnal refleksi, umpan balik, dan penilaian diri. Mahasiswa diharapkan menggunakan Artificial Intelligence sebagai pendukung proses belajar, bukan sebagai pengganti pemahaman. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel lain seperti motivasi belajar, efikasi diri, literasi digital, lingkungan belajar, atau gaya belajar, serta melibatkan sampel yang lebih luas agar hasil penelitian memiliki generalisasi yang lebih kuat.

  1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi... ojs.unm.ac.id/JEKPEND/article/view/9736Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi ojs unm ac JEKPEND article view 9736
  2. Development and validation of a scale measuring students’ use of generative artificial intelligence... doi.org/10.11591/ijere.v14i5.34809Development and validation of a scale measuring studentsAo use of generative artificial intelligence doi 10 11591 ijere v14i5 34809
Read online
File size220.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test