UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanIntelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanGuru Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran penting dalam mentransformasikan nilai-nilai moderasi beragama. Namun, persepsi guru mengenai moderasi beragama tidak selalu seragam, sehingga memengaruhi nilai-nilai tersebut dipahami dan diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru PAI di Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenai moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap dua belas guru PAI yang berasal dari sekolah negeri, swasta, dan pesantren. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman persepsi guru dalam memahami moderasi beragama. Sebagian guru memaknainya sebagai toleransi yang berfokus pada menghargai perbedaan keyakinan, sementara yang lain mengaitkannya dengan konsep wasathiyah dan rahmatan lilalamin yang menekankan keseimbangan dan sikap inklusif. Keragaman tersebut dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, keikutsertaan dalam pelatihan formal, dan keterlibatan dalam komunitas lintas agama, yang terlihat dari perbedaan cara guru menjelaskan konsep moderasi beragama dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran. Kemudian, berdasarkan pengamatan guru, pada jenjang SMP tidak ditemukan adanya indikasi pemikiran radikal pada siswa, sehingga pembelajaran lebih mengarah sebagai upaya preventif di sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman konseptual guru memiliki peran penting dalam menentukan praktik moderasi beragama dalam pembelajaran di sekolah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi guru PAI terhadap moderasi beragama tidak bersifat homogen, melainkan berada pada tingkatan pemahaman yang beragam.Beberapa guru memaknai moderasi beragama sebagai sikap toleransi dalam interaksi sosial, sementara yang lainnya memahami konsep tersebut sebagai prinsip wasathiyah dan rahmatan lilalamin.Perbedaan persepsi tersebut berimplikasi pada cara guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam praktik pembelajaran di sekolah yang masih menghadapi berbagai tantangan baik yang berasal dari dinamika sosial maupun yang berada pada ruang digital.Keragaman pemahaman tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional guru, serta keterlibatan dalam komunitas lintas agama yang berperan dalam membentuk cara pandang terhadap moderasi beragama.Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan pemahaman moderasi beragama melalui pengembangan profesional guru agar implementasinya dalam pembelajaran PAI dapat berlangsung lebih komprehensif, khususnya dalam upaya pembinaan nilai dan pencegahan dini di sekolah.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi persepsi guru PAI tentang moderasi beragama, termasuk latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, dan keterlibatan dalam komunitas lintas agama. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan modul pelatihan dan pendampingan bagi guru PAI, yang berfokus pada penguatan pemahaman tentang moderasi beragama, keberagaman agama, dan teknis mengajar yang lebih inklusif dan non-diskriminatif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, terutama dalam konteks sekolah yang siswanya homogen, agar dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan konsep moderasi beragama secara efektif.
- Challenges and Readiness of Islamic Education Teachers in Innovative Teaching and Learning | Jurnal Ilmiah... doi.org/10.26811/peuradeun.v9i2.588Challenges and Readiness of Islamic Education Teachers in Innovative Teaching and Learning Jurnal Ilmiah doi 10 26811 peuradeun v9i2 588
- Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa melalui Kegiatan Tutorial Keagamaan di Perguruan Tinggi Umum |... doi.org/10.18784/smart.v10i2.2504Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa melalui Kegiatan Tutorial Keagamaan di Perguruan Tinggi Umum doi 10 18784 smart v10i2 2504
- "Conceptual Understanding: A Concept Analysis" by Susan Mills. conceptual concept analysis... nsuworks.nova.edu/tqr/vol21/iss3/8Conceptual Understanding A Concept Analysis by Susan Mills conceptual concept analysis nsuworks nova edu tqr vol21 iss3 8
| File size | 570.7 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk menjamin validitas temuan lapangan. Temuan lapanganAnalisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk menjamin validitas temuan lapangan. Temuan lapangan
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Secara empiris, temuan menunjukkan bahwa asketisme Islam berkontribusi signifikan terhadap pembentukan perilaku kewirausahaan siswa. Batasan penelitianSecara empiris, temuan menunjukkan bahwa asketisme Islam berkontribusi signifikan terhadap pembentukan perilaku kewirausahaan siswa. Batasan penelitian
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Studi ini bertujuan untuk mengkarakterisasi pilar struktural dan hasil implementasi program IoS yang terinstitusionalisasi. Dengan menggunakan studi kasusStudi ini bertujuan untuk mengkarakterisasi pilar struktural dan hasil implementasi program IoS yang terinstitusionalisasi. Dengan menggunakan studi kasus
STIAMISTIAMI Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada respondenPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Hasil empiris dari uji batas F-ARDL menetapkan hubungan jangka panjang yang kuat di antara variabel (statistik F = 21,33, melebihi nilai kritis batas atasHasil empiris dari uji batas F-ARDL menetapkan hubungan jangka panjang yang kuat di antara variabel (statistik F = 21,33, melebihi nilai kritis batas atas
UIADUIAD Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen literasi interdisipliner yang dikembangkan melalui Construct-Centered Design menunjukkan validitas konten yangPenelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen literasi interdisipliner yang dikembangkan melalui Construct-Centered Design menunjukkan validitas konten yang
UIADUIAD Integrasi konteks budaya lokal terbukti memperkuat pemahaman konsep, meningkatkan rasa kepemilikan dalam proses belajar, dan menumbuhkan kesadaran akanIntegrasi konteks budaya lokal terbukti memperkuat pemahaman konsep, meningkatkan rasa kepemilikan dalam proses belajar, dan menumbuhkan kesadaran akan
PUBLINEPUBLINE Berdasarkan hasil analisis, moderasi beragama bukanlah ajaran baru dalam Islam, tetapi telah terwujud sejak wahyu diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.Berdasarkan hasil analisis, moderasi beragama bukanlah ajaran baru dalam Islam, tetapi telah terwujud sejak wahyu diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Useful /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Hermeneutika otoriter Khaled Abou El-Fadl muncul sebagai kritik terhadap monopoli otoritas agama dengan mengusulkan kerangka interpretasi yang dialogis,Hermeneutika otoriter Khaled Abou El-Fadl muncul sebagai kritik terhadap monopoli otoritas agama dengan mengusulkan kerangka interpretasi yang dialogis,
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan program kebiasaan membaca Al-Quran berkontribusi pada pengembangan karakter religius siswa.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan program kebiasaan membaca Al-Quran berkontribusi pada pengembangan karakter religius siswa.
PUBLINEPUBLINE Penelitian ini menegaskan peran penting orang tua tunggal dalam membentuk karakter anak, meskipun dihadapkan pada keterbatasan signifikan, dengan faktorPenelitian ini menegaskan peran penting orang tua tunggal dalam membentuk karakter anak, meskipun dihadapkan pada keterbatasan signifikan, dengan faktor
PUBLINEPUBLINE Strategi yang diterapkan, seperti pembentukan kelompok studi heterogen dan kegiatan non-formal seperti Cultural Saturday, seminar keragaman, dan perayaanStrategi yang diterapkan, seperti pembentukan kelompok studi heterogen dan kegiatan non-formal seperti Cultural Saturday, seminar keragaman, dan perayaan