STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Pembelajaran beralih menjadi pembelajaran tatap muka setelah pandemi Covid 19. Terdapat peralihan dari pembelajaran daring ke pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka juga diterapkan di universitas. E-learning dan Siakad digunakan di tingkat universitas. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi mahasiswa mengenai pembelajaran tatap muka, E-learning dan Siakad. Metode penelitian ini adalah survei. Responden adalah mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah responden lebih termotivasi dengan pembelajaran tatap muka karena mendapatkan penjelasan langsung dari dosen dan responden dapat berkomunikasi langsung dengan dosen dan mahasiswa. E-learning membantu mahasiswa mengakses materi pembelajaran. Siakad membantu mahasiswa untuk memantau kehadiran.

Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, responden lebih memilih pembelajaran tatap muka daripada pembelajaran daring dikarenakan materi lebih jelas saat disampaikan langsung oleh dosen serta dapat bertanya pada dosen dan teman dan dapat berkomunikasi pada kerja kelompok.Responden juga sering mengakses E-learning untuk mendownload materi.Dengan demikian, pembelajaran tatap muka dapat diselaraskan dengan penggunaan teknologi yaitu E-learning dan Siakad untuk menunjang pembelajaran.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana integrasi fitur interaktif E-learning seperti kuis daring, forum diskusi, dan umpan balik otomatis memengaruhi motivasi belajar dan hasil akademik mahasiswa pada kelas tatap muka di berbagai program studi? Kedua, apa dampak penggunaan fungsi lanjutan Siakad—misalnya analitik kehadiran, pelacakan progres belajar, dan rekomendasi personalisasi—terhadap kinerja akademik serta kemampuan regulasi diri mahasiswa di berbagai fakultas? Ketiga, bagaimana model blended learning yang menggabungkan instruksi tatap muka, sumber belajar E-learning yang kaya, dan pemantauan kehadiran real‑time melalui Siakad dapat meningkatkan keterampilan kolaboratif, retensi materi, dan tingkat kelulusan dibandingkan dengan pendekatan tatap muka konvensional? Studi-studi ini diharapkan memberikan gambaran komprehensif tentang sinergi teknologi dan pembelajaran tradisional untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

  1. Penerapan E-Learning dalam Inovasi Pendidikan | Silahuddin | Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/circuit/article/view/310Penerapan E Learning dalam Inovasi Pendidikan Silahuddin Circuit Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik jurnal ar raniry ac index php circuit article view 310
  2. Analisis Deskriptif Hasil Belajar Pembelajaran Tatap Muka dan Pembelajaran Online Menurut Gaya Belajar... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/matrik/article/view/411Analisis Deskriptif Hasil Belajar Pembelajaran Tatap Muka dan Pembelajaran Online Menurut Gaya Belajar journal universitasbumigora ac index php matrik article view 411
Read online
File size463.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test