UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO
Tribakti: Jurnal Pemikiran KeislamanTribakti: Jurnal Pemikiran KeislamanOrang tuli menghadapi tantangan serius dalam konteks belajar agama Islam. Pengajaran agama Islam yang tidak tepat menyebabkan pemahaman yang tidak lengkap tentang ajaran yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa kasus, pemahaman yang tidak lengkap ini menyebabkan perilaku yang tidak tepat atau bahkan bertentangan dengan ajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh orang tuli dan strategi untuk memediatisasi ajaran agama Islam agar dapat diterima secara optimal. Penelitian ini dilakukan di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa masalah mendasar yang dihadapi oleh orang tuli meliputi masalah budaya, psikologis, pola asuh keluarga, stigma negatif, dan kebijakan yang tidak mendukung. Strategi memediatisasi yang mungkin meliputi penggunaan pendekatan kemanusiaan untuk menyampaikan pesan agama, menciptakan sistem yang mendukung penerimaan materi agama Islam, mengoptimalkan peran Kementerian Agama, dan mengoptimalkan peran organisasi berbasis komunitas Islam. Solusi harus diterapkan sesuai dengan paradigma yang berpusat pada disabilitas, yang mencakup dimensi sosial dan agama. Pengalaman agama yang melibatkan tubuh, bahasa isyarat, dan media merupakan pendekatan Islam yang hidup dan terwujud bagi orang tuli.
Kondisi fisik orang tuli yang tampaknya jinak sebenarnya mengandung masalah yang signifikan.akses yang terganggu dalam menyampaikan dan menerima ajaran agama.Inilah tempat memediatisasi ajaran agama Islam menjadi sangat penting sehingga orang tuli dapat belajar, memahami, dan menerapkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.Menerapkan memediatisasi ajaran agama Islam memerlukan kesiapan semua pihak yang terlibat.Secara praktis, implementasi tergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.Penelitian ini terbatas pada memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli dan tidak secara khusus membahas praktiknya belajar agama Islam, implementasinya di berbagai institusi pendidikan, dan dinamika sosiologis kehidupan sehari-hari.Dimensi-dimensi ini saling terhubung dan mempengaruhi satu sama lain.Namun, temuan penelitian ini memberikan informasi penting tentang realitas orang tuli dan hubungannya dengan pemahaman dan implementasi ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses agama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengatasi stigma dan mempromosikan inklusi dalam masyarakat. Kedua, penelitian tentang strategi memediatisasi yang efektif untuk menyampaikan ajaran agama Islam kepada orang tuli dapat dilakukan. Ini dapat mencakup pengembangan metode dan materi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan orang tuli. Ketiga, penting untuk menyelidiki peran organisasi berbasis komunitas Islam dalam memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana organisasi-organisasi ini dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk meningkatkan akses dan pemahaman agama bagi orang tuli. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada upaya untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan akses agama bagi orang tuli di Jawa Timur.
- Tahapan Belajar Al Qur’an Menggunakan Huruf Hijaiyah Isyarat bagi Anak dengan Hambatan Pendengaran... jpkk.ppj.unp.ac.id/index.php/jpkk/article/view/621Tahapan Belajar Al QurAoan Menggunakan Huruf Hijaiyah Isyarat bagi Anak dengan Hambatan Pendengaran jpkk ppj unp ac index php jpkk article view 621
- Professional Development for Islamic Religious Education and Madrasah Teacher | Jurnal Pendidikan Islam.... journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpi/article/view/23511Professional Development for Islamic Religious Education and Madrasah Teacher Jurnal Pendidikan Islam journal uinsgd ac index php jpi article view 23511
- Gerakan Sosial Akar Tuli Dalam Mengadvokasi Hak Tuli di Kota Malang | Brawijaya Journal of Social Science.... doi.org/10.21776/ub.bjss.2022.002.01.6Gerakan Sosial Akar Tuli Dalam Mengadvokasi Hak Tuli di Kota Malang Brawijaya Journal of Social Science doi 10 21776 ub bjss 2022 002 01 6
| File size | 391.8 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi kompetensi guru memerlukan intervensi sistematis melalui pelatihan teknik membaca kitab, optimalisasi aplikasiPenelitian menyimpulkan bahwa transformasi kompetensi guru memerlukan intervensi sistematis melalui pelatihan teknik membaca kitab, optimalisasi aplikasi
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Lebih utama lagi pembentukan karakter religious, karena dengan karakter yang baik dapat memberikan kekuatan pada mereka untuk menghadapi berbagai persainganLebih utama lagi pembentukan karakter religious, karena dengan karakter yang baik dapat memberikan kekuatan pada mereka untuk menghadapi berbagai persaingan
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan peserta kunci dan dokumentasi transformasi MajalahPendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan peserta kunci dan dokumentasi transformasi Majalah
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kediri. Jenis penelitianApa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kediri. Jenis penelitian
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Sinergi antara penalaran bayānī (skriptural-normatif), penalaran burhānī (rasional-filsafat), dan penalaran irfānī (mistis-intuisi) menghasilkanSinergi antara penalaran bayānī (skriptural-normatif), penalaran burhānī (rasional-filsafat), dan penalaran irfānī (mistis-intuisi) menghasilkan
UINSUNAUINSUNA Moderasi beragama merupakan solusi dari kompleksitas problematika bangsa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan bermoral. Visi moderasi beragamaModerasi beragama merupakan solusi dari kompleksitas problematika bangsa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan bermoral. Visi moderasi beragama
UINSUNAUINSUNA Hasil implementasi program benchmarking literasi pada Pesantren Terpadu Nurul Huda mampu menciptakan kemajemukan, kekuatan, dan kemajuan bangsa dalam menghadapiHasil implementasi program benchmarking literasi pada Pesantren Terpadu Nurul Huda mampu menciptakan kemajemukan, kekuatan, dan kemajuan bangsa dalam menghadapi
UINSUNAUINSUNA Untuk memahami ayat ini dibutuhkan ilmu yang mendalam tentang bahasa Arab dan uslub-uslubnya serta teori perubahan sosial yang memadai. Masyarakat danUntuk memahami ayat ini dibutuhkan ilmu yang mendalam tentang bahasa Arab dan uslub-uslubnya serta teori perubahan sosial yang memadai. Masyarakat dan
Useful /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Daripada menempatkan kerangka ini dalam oposisi biner terhadap psikologi kontemporer, studi ini menempatkan as-Sakandarī dalam dialog konstruktif denganDaripada menempatkan kerangka ini dalam oposisi biner terhadap psikologi kontemporer, studi ini menempatkan as-Sakandarī dalam dialog konstruktif dengan
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Ketiga, konselor menetapkan jenis penguatan serta yang akan diterapkan setiap kali tingkah laku yang diinginkan ditampilkan oleh konseli, pemberian penguatanKetiga, konselor menetapkan jenis penguatan serta yang akan diterapkan setiap kali tingkah laku yang diinginkan ditampilkan oleh konseli, pemberian penguatan
UBUB Therefore, many comparative studies between models have been accomplished. In this study, the author attempts to conduct a comparative study between twoTherefore, many comparative studies between models have been accomplished. In this study, the author attempts to conduct a comparative study between two
UINSUNAUINSUNA Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menilai lembaga pendidikan Islam lebih unggul karena kesesuaian nilai agama, kualitas guru, dan fasilitas yang mendukung;Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menilai lembaga pendidikan Islam lebih unggul karena kesesuaian nilai agama, kualitas guru, dan fasilitas yang mendukung;