UKITORAJAUKITORAJA

Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah DasarElementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru serta faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri 46 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kebiasaan positif siswa melalui pembiasaan kegiatan rutin, pemberian contoh, motivasi, serta integrasi nilai karakter dalam pembelajaran. Tujuh kebiasaan yang dikembangkan meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Faktor pendukung meliputi kerja sama antara sekolah dan orang tua, dukungan guru, serta ketersediaan sarana prasarana. Sementara itu, faktor penghambat meliputi penggunaan gawai, perbedaan kebiasaan di rumah, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan 7 Kebiasaan Anak Indonesia memerlukan peran aktif guru serta dukungan sinergis antara sekolah dan keluarga agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa guru kelas IV SD Negeri 46 Banda Aceh berperan sebagai teladan, fasilitator, dan motivator dalam mengembangkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia melalui pembiasaan sikap disiplin, kolaboratif, dan bertanggung jawab yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah sehari-hari.Keberhasilan penerapan kebiasaan tersebut didukung oleh kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter siswa secara berkelanjutan.Secara keseluruhan, penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan kesiapan belajar siswa, sehingga guru perlu memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai agar penguatan kebiasaan tersebut dapat diterapkan secara konsisten dan efektif di kelas.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh pelatihan guru terhadap efektivitas pembiasaan karakter di kelas. Selain itu, studi lebih mendalam tentang peran orang tua dalam memperkuat kebiasaan siswa di lingkungan rumah diperlukan. Terakhir, penelitian tentang dampak penggunaan gawai terhadap keberlanjutan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia perlu dilakukan untuk memahami tantangan eksternal yang memengaruhi pembentukan kebiasaan.

  1. STUDI KUALITATIF TENTANG PENINGKATAN KETERAMPILAN KOGNITIF, SOSIAL DAN PEMECAHAN MASALAH PADA ANAK USIA... doi.org/10.36841/consilium.v5i1.5414STUDI KUALITATIF TENTANG PENINGKATAN KETERAMPILAN KOGNITIF SOSIAL DAN PEMECAHAN MASALAH PADA ANAK USIA doi 10 36841 consilium v5i1 5414
  2. Perbandingan Latihan Shadow dengan Latihan Multiball Terhadap Frekuensi Pukulan Forehand dan Backhand... doi.org/10.53869/jpas.v2i1.33Perbandingan Latihan Shadow dengan Latihan Multiball Terhadap Frekuensi Pukulan Forehand dan Backhand doi 10 53869 jpas v2i1 33
  3. Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles... pub.nuris.ac.id/journal/jomaa/article/view/93Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Perspektif Spradley Miles pub nuris ac journal jomaa article view 93
Read online
File size454.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test