UKITORAJAUKITORAJA
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah DasarElementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah DasarObjektif: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan aplikasi pembelajaran APATACA (Aku Paham Tanda Baca) sebagai media pembelajaran digital inovatif untuk meningkatkan kemampuan memahami tanda baca pada siswa kelas II sekolah dasar. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi dan ahli media aplikasi, sedangkan uji kepraktisan diperoleh melalui lembar respon guru dan siswa terhadap penggunaan aplikasi. Hasil: Hasil validasi menunjukkan bahwa APATACA dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan kategori sangat praktis, dari respon guru dan siswa terhadap penggunaan produk. Kebaruan: APATACA menawarkan inovasi dalam pembelajaran memahami tanda baca berbasis Android.
Aplikasi APATACA (Aku Paham Tanda Baca) terbukti layak dan praktis sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman tanda baca siswa kelas II SD, dengan tampilan menarik, materi sesuai, dan bahasa komunikatif.Validasi ahli media dan materi, serta uji kepraktisan guru dan siswa, mengkategorikan aplikasi ini sangat layak digunakan.Namun, penelitian ini terbatas pada lingkup uji coba dan belum mengukur efektivitas kuantitatif, sehingga disarankan uji efektivitas lebih lanjut pada skala lebih luas untuk memahami dampak pada literasi membaca.
Meskipun aplikasi APATACA telah terbukti layak dan praktis untuk meningkatkan pemahaman tanda baca siswa kelas II sekolah dasar, penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai potensi penuh aplikasi ini. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi efektivitas yang lebih mendalam dan komparatif. Penelitian selanjutnya bisa membandingkan secara kuantitatif dampak penggunaan APATACA terhadap peningkatan kemampuan pemahaman tanda baca siswa, tidak hanya sekadar mengukur peningkatannya sendiri, tetapi juga membandingkannya dengan metode pembelajaran konvensional atau media digital lain yang serupa. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai keunggulan spesifik APATACA dalam konteks pembelajaran. Kedua, melihat keberhasilan di Fase A, penting untuk mengeksplorasi kelayakan dan efektivitas APATACA jika diadaptasi untuk jenjang kelas yang lebih tinggi, seperti Fase B atau C, yang mungkin menghadapi aturan tanda baca yang lebih kompleks, atau bahkan bagi siswa dengan kebutuhan khusus dalam memahami struktur kalimat. Bagaimana penyesuaian materi dan fitur aplikasi dapat mendukung kelompok siswa yang berbeda ini menjadi pertanyaan penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian bisa berfokus pada analisis mendalam terhadap pengaruh elemen desain interaktif dan konten budaya lokal yang terintegrasi dalam APATACA. Studi dapat menyelidiki bagaimana penggunaan ilustrasi ukiran Jepara atau simbol ikon Jepara secara spesifik berkontribusi pada motivasi belajar dan pemahaman siswa, serta bagaimana elemen gamifikasi (seperti kuis interaktif) dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil belajar terbaik tanpa menimbulkan distraksi. Ini akan membantu dalam merancang media pembelajaran digital yang lebih efektif dan menarik di masa depan.
- Optimalisasi Penilaian Kognitif Melalui Media Digital Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia | Jurnal Arjuna... doi.org/10.61132/arjuna.v2i4.1119Optimalisasi Penilaian Kognitif Melalui Media Digital Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Jurnal Arjuna doi 10 61132 arjuna v2i4 1119
- The Effect of Contextual Teaching and Learning on Improving Student Achievement at Madrasah Ibtidaiyah... doi.org/10.63687/jscl.v1i2.25The Effect of Contextual Teaching and Learning on Improving Student Achievement at Madrasah Ibtidaiyah doi 10 63687 jscl v1i2 25
- Validity and Reliability Study of Science-Edutainment Interactive Multimedia on Earth Topic for the 7th... doi.org/10.26740/jpfa.v8n1.p42-50Validity and Reliability Study of Science Edutainment Interactive Multimedia on Earth Topic for the 7th doi 10 26740 jpfa v8n1 p42 50
- PENGEMBANGAN MODUSIKU (E-MODUL DAN ASESMEN INTERAKTIF BERBASIS LITERASI KEARIFAN LOKAL KUDUS) SEBAGAI... doi.org/10.24114/sejpgsd.v15i2.66282PENGEMBANGAN MODUSIKU E MODUL DAN ASESMEN INTERAKTIF BERBASIS LITERASI KEARIFAN LOKAL KUDUS SEBAGAI doi 10 24114 sejpgsd v15i2 66282
| File size | 739.38 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESEUBSTIKESEUB Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup, sikap negatif, dan keterampilan tidak terampil dalam penangananPenelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup, sikap negatif, dan keterampilan tidak terampil dalam penanganan
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Kajian ini gunakan data sekunder dan metode kuantitatif dari laporan keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 – 2023. Tahapan Analisisnya statistikKajian ini gunakan data sekunder dan metode kuantitatif dari laporan keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 – 2023. Tahapan Analisisnya statistik
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang mengintegrasikan Google Classroom memperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 86,09, lebih tinggiHasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang mengintegrasikan Google Classroom memperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 86,09, lebih tinggi
UNESPADANGUNESPADANG Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh secara tidak langsung dari data tahunan (annual report) perusahaan yang dipublikasikanSumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh secara tidak langsung dari data tahunan (annual report) perusahaan yang dipublikasikan
STIKESEUBSTIKESEUB Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 24 ibu hamil trimester IIIPenelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 24 ibu hamil trimester III
WASTUKANCANAWASTUKANCANA 0 diketahui bahwa kualitas pelayanan (X) yang terdiri dari Assurance (X4) memiliki t-value 2. 010 dan Tangible (X1) memiliki t-value 4. 000 yang berati0 diketahui bahwa kualitas pelayanan (X) yang terdiri dari Assurance (X4) memiliki t-value 2. 010 dan Tangible (X1) memiliki t-value 4. 000 yang berati
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Berdasarkan hasil penelitian eksperimental tentang cairan transfer panas Therminol 66 (TM-66), dapat disimpulkan bahwa stabilitas termal dan kimia cairanBerdasarkan hasil penelitian eksperimental tentang cairan transfer panas Therminol 66 (TM-66), dapat disimpulkan bahwa stabilitas termal dan kimia cairan
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Ini menunjukkan perusahaan berada pada tahap pertumbuhan, memanfaatkan kekuatan internal untuk meraih peluang eksternal, terutama dalam kualitas, kuantitasIni menunjukkan perusahaan berada pada tahap pertumbuhan, memanfaatkan kekuatan internal untuk meraih peluang eksternal, terutama dalam kualitas, kuantitas
Useful /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Integrasi IT memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap hasil belajar matematika, karena manipulatif virtual membantu siswa memahami konsep abstrakIntegrasi IT memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap hasil belajar matematika, karena manipulatif virtual membantu siswa memahami konsep abstrak
UKITORAJAUKITORAJA Hasil penelitian ini juga mengisi kekosongan kajian yang selama ini lebih banyak berfokus pada aspek kognitif pembelajaran IPAS, sementara integrasi nilaiHasil penelitian ini juga mengisi kekosongan kajian yang selama ini lebih banyak berfokus pada aspek kognitif pembelajaran IPAS, sementara integrasi nilai
UKITORAJAUKITORAJA Namun, keterbatasan waktu, sarana pembelajaran, dan motivasi siswa menjadi tantangan utama. Pelatihan guru dan adaptasi kurikulum diperlukan untuk meningkatkanNamun, keterbatasan waktu, sarana pembelajaran, dan motivasi siswa menjadi tantangan utama. Pelatihan guru dan adaptasi kurikulum diperlukan untuk meningkatkan
DELIHUSADADELIHUSADA Diperlukan peningkatan koordinasi, penetapan kebijakan tertulis, serta penyediaan sumber daya manusia dan dokumentasi yang memadai untuk mencapai kepatuhanDiperlukan peningkatan koordinasi, penetapan kebijakan tertulis, serta penyediaan sumber daya manusia dan dokumentasi yang memadai untuk mencapai kepatuhan