IAIYASNIBUNGOIAIYASNIBUNGO

403 Forbidden403 Forbidden

Peran istri signifikan dalam mendukung dakwah ulama, namun sering kali terpinggirkan dalam narasi sejarah. Padahal Film Buya Hamka Vol.1 karya Fajar Bustomi menampilkan representasi visual peran istri dalam mendukung dan memperluas dakwah suami. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi peran istri dalam film tersebut dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada tanda-tanda visual dan naratif yang menggambarkan kontribusi istri dalam mendukung, memperkuat, dan memperluas dakwah suami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran istri tidak hanya sebagai pendukung emosional, tetapi juga menampilkan istri sebagai mitra strategis dalam dakwah, yang terlibat aktif dalam pengambilan keputusan, serta partisipasi dalam aktivitas dakwah. Representasi ini memberikan pemahaman baru mengenai peran perempuan dalam ranah dakwah dan kontribusinya dalam penyebaran nilai-nilai keislaman, dan peran gender perempaun dalam konteks budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai kehormatan keluarga. Film ini tidak hanya sebagai bentuk karya seni, namun sebagai mendia edukasi untuk memperkuat kesadaran pentingnya peran perempuan dalam ranah keagamaan.

Berdasarkan Roland Barthes semiotic analysis in Buya Hamka Vol.1, it can be concluded that the role of the wife, Siti Raham as a character in the film, is significantly represented as the main supporter of the husbands dawah.This role is not only limited to emotional support, but also strategic in accompanying Buya Hamkas intellectual and spiritual struggles.The support shown includes the provision of wise counsel, loyal assistance in difficult times, as well as active involvement in making important decisions that affect the direction of dawah.More than just a companion figure, Siti Raham is portrayed as an equal partner in the dawah struggle, whose thoughts and contributions are valued and recognized.This representation is in line with Minangkabau cultural values that position women in important positions in social and family contexts.In Minangkabau culture, women (Bundo Kanduang) have a central role in decision-making and passing on cultural values.The film wisely utilizes the representation of the wifes role to further emphasize Minangkabau cultural values and show its relevance in the present context.1 not only narrates religious messages, but also provides good educational value to the audience regarding the real contribution of wives in the context of dawah and social life.Traditional stereotypes that often marginalize women in society are challenged by this film by showing the significant role of women in spreading good values and building a better society.As such, the film has the potential to inspire and empower women, while encouraging a greater appreciation of their role in history and society.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut peran istri dalam mendukung dakwah suami di berbagai konteks budaya dan agama yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana peran istri dalam dakwah dapat mempengaruhi dinamika keluarga dan masyarakat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana representasi visual dan naratif dalam film dapat mempengaruhi persepsi penonton terhadap peran istri dalam dakwah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran istri dalam dakwah dan kontribusinya dalam penyebaran nilai-nilai keislaman, serta peran gender perempuan dalam berbagai konteks budaya dan agama.

  1. An Analysis of Moral Message in Movie “LUCA†Using Semiotic Approach by... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/humanitatis/article/view/3432An Analysis of Moral Message in Movie yCeLUCAyC Using Semiotic Approach by journal universitasbumigora ac index php humanitatis article view 3432
  2. Wanita dalam Islam | Journal of Islamic Studies and Humanities. wanita islam journal islamic studies... doi.org/10.21580/jish.v6i1.7378Wanita dalam Islam Journal of Islamic Studies and Humanities wanita islam journal islamic studies doi 10 21580 jish v6i1 7378
  3. Representasi Terorisme dalam Dua Adegan Film Dilan 1990 dengan Analisis Semiotika John Fiske | Haqqu... journal.isi.ac.id/index.php/rekam/article/view/4762Representasi Terorisme dalam Dua Adegan Film Dilan 1990 dengan Analisis Semiotika John Fiske Haqqu journal isi ac index php rekam article view 4762
Read online
File size418.75 KB
Pages29
DMCAReport

Related /

ads-block-test