POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU

Jurnal Ekonomi dan BisnisJurnal Ekonomi dan Bisnis

Sektor pertanian merupakan sektor penting dalam menopang peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), khususnya subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan di Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan di Kabupaten Malang terhadap PDRB. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen tanaman pangan, peternakan, dan perikanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen PDRB. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel subsektor tanaman pangan dan peternakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Variabel perikanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap variabel dependen. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,878 menunjukkan bahwa 87,8% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyarankan agar pemerintah mengoptimalkan produksi tanaman pangan, peternakan, dan perikanan, karena ketiga subsektor ini merupakan subsektor potensial di sektor pertanian Kabupaten Malang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kabupaten Malang.namun, secara parsial, hanya subsektor tanaman pangan dan peternakan yang berpengaruh positif dan signifikan, sementara perikanan berpengaruh positif namun tidak signifikan.Koefisien determinasi 0,878 mengindikasikan bahwa 87,8% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh ketiga subsektor ini, menegaskan peran vital sektor pertanian, khususnya tanaman pangan dan peternakan, dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional.Untuk itu, direkomendasikan agar pemerintah Kabupaten Malang mengoptimalkan pengembangan ketiga subsektor ini melalui peningkatan produktivitas dan dukungan teknologi, memberikan perhatian lebih pada perikanan, serta penelitian lanjutan mempertimbangkan variabel lain untuk analisis yang lebih komprehensif.

Mengingat peran penting sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten Malang, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam untuk memahami secara komprehensif mengapa subsektor perikanan menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan terhadap PDRB, meskipun berpotensi besar. Hal ini bisa melibatkan investigasi kualitatif dan kuantitatif terhadap tantangan spesifik yang dihadapi nelayan dan pembudidaya, seperti akses terhadap teknologi, modal, pasar, serta dampak fluktuasi harga dan cuaca ekstrem. Pertanyaan penelitian dapat diarahkan pada: bagaimana efektivitas program pemerintah daerah dalam mengatasi kendala di sektor perikanan, dan strategi apa yang paling menjanjikan untuk meningkatkan kontribusi perikanan secara berkelanjutan? Kedua, mengingat ada 12,2% variasi PDRB yang tidak dijelaskan oleh model ini, studi di masa depan dapat memperluas cakupan variabel independen. Ini bisa mencakup analisis pengaruh subsektor pertanian lainnya, seperti hortikultura dan perkebunan, atau bahkan sektor non-pertanian yang terkait erat, seperti industri pengolahan hasil pertanian dan pariwisata berbasis agrikultur. Bagaimana interaksi antar sektor-sektor ini secara sinergis dapat mendorong pertumbuhan PDRB yang lebih tinggi? Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak kebijakan spesifik pemerintah daerah terhadap peningkatan produktivitas dan nilai tambah pada subsektor tanaman pangan dan peternakan. Penelitian dapat mengkaji efektivitas program bantuan teknis, subsidi, atau inovasi pasar yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi subsektor ini. Misalnya, apakah implementasi teknologi pertanian modern atau strategi pemasaran digital dapat secara signifikan meningkatkan kontribusi PDRB dari sektor-sektor kunci tersebut? Dengan demikian, penelitian mendatang dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan berbasis bukti untuk pembangunan ekonomi regional yang berkelanjutan.

  1. PERANAN PEREMPUAN DALAM PEREKONOMIAN KELUARGA DENGAN MEMANFAATKAN SUMBERDAYA PERTANIAN | Jurnal AGRISEP:... doi.org/10.31186/jagrisep.10.1.138-153PERANAN PEREMPUAN DALAM PEREKONOMIAN KELUARGA DENGAN MEMANFAATKAN SUMBERDAYA PERTANIAN Jurnal AGRISEP doi 10 31186 jagrisep 10 1 138 153
Read online
File size361.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test