STIH PMSTIH PM

JCH (Jurnal Cendekia Hukum)JCH (Jurnal Cendekia Hukum)

Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran jelas tentang cara penjualan obat farmasi ilegal secara online serta mengeksaminasi bentuk perlindungan hukum bagi konsumen dalam penjualan obat farmasi ilegal secara online. Penelitian ini dilakukan di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif tetapi didukung oleh data empiris dan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis data sekunder. Melalui pendekatan hukum, penelitian ini mengeksaminasi peraturan dan sanksi yang berlaku bagi pelanggar terkait obat ilegal serta pendekatan konseptual untuk membangun model perlindungan hukum ideal. Hasil menunjukkan bahwa mekanisme penjualan obat farmasi ilegal secara online dilakukan melalui berbagai mode, termasuk pemalsuan izin distribusi, penggunaan platform digital yang tidak terdaftar, dan penyalahgunaan teknologi informasi. Bentuk perlindungan hukum bagi konsumen dalam penjualan obat farmasi ilegal secara online harus diperkuat melalui peraturan yang jelas dan penegakan hukum yang ketat. Meskipun undang-undang perlindungan konsumen dan undang-undang kesehatan telah memberikan dasar hukum bagi konsumen untuk melindungi diri dari praktik perdagangan tidak adil, masih banyak tantangan dalam penerapan dan penegakan hukum yang kurang efektif dan tidak mampu mengikuti perkembangan zaman.

Mekanisme penjualan obat farmasi ilegal secara online dilakukan melalui berbagai cara, termasuk pemalsuan izin distribusi, penggunaan platform digital yang tidak terdaftar, dan penyalahgunaan teknologi informasi.Perlindungan hukum bagi konsumen dalam penjualan obat farmasi ilegal secara online perlu diperkuat melalui peraturan yang jelas dan penegakan hukum yang ketat.Kolaborasi antara pemerintah, penyedia platform, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih aman dan tepercaya.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peraturan perlindungan konsumen di berbagai daerah Indonesia untuk mengidentifikasi kelemahan dan kebutuhan penyesuaian. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran media sosial dalam distribusi obat ilegal, termasuk strategi penanggulangan yang dapat diterapkan oleh pihak berwenang. 3. Penelitian tentang dampak kampanye kesadaran publik terhadap penggunaan obat ilegal dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mencegah peredaran obat ilegal.

Read online
File size242.38 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test