UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Model pembelajaran Kooperatif tipe scramble berbantuan media pembelajaran audio visual memiliki peran penting untuk meningkatkan hasil dan keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kontrol. 2) Mengetahui peningkatan keaktifan belajar antara kelas eksperimen dan kontrol. 3) Mengetahui perbedaan hasil dan keaktifan belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan desain yang diterapkan adalah Pretest-Postest Control Group Design, penelitian ini menggali data melalui Tes (soal) untuk menghitung hasil belajar dan angket (kuesioner) untuk keaktifan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dari diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media pembelajaran audio visual terhadap hasil dan keaktifan belajar peserta didik. Hal ini didapatkan dari data peningkatan nilai rata-rata hasil dan keaktifan belajar kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media pembelajaran audio visual efektif digunakan untuk meningkatkan hasil dan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI-BP di SMPN 27 Padang.

Penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble dengan media audiovisual mengalami peningkatan signifikan baik pada hasil belajar maupun keaktifan belajar dibandingkan kelas kontrol.Analisis N‑Gain mengindikasikan efektivitas sedang hingga tinggi pada kelas eksperimen, sementara kelas kontrol menunjukkan efektivitas rendah.Uji t‑test juga mengkonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, menegaskan keunggulan model scramble dalam meningkatkan prestasi dan partisipasi siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi augmented reality (AR) pada model pembelajaran kooperatif tipe scramble memengaruhi hasil belajar dan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PAI‑BP, sehingga pertanyaannya adalah: apakah penggunaan AR dapat memperkuat pemahaman konsep agama dibandingkan media audiovisual konvensional? Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan dampak model scramble dengan media audiovisual terhadap retensi pengetahuan dan motivasi belajar siswa selama satu tahun akademik, untuk mengetahui apakah manfaat yang diperoleh bersifat berkelanjutan. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti perbedaan efektivitas model scramble berbantuan media audiovisual antara kelas dengan karakteristik demografis yang beragam, seperti perbedaan tingkat kemampuan awal, gender, dan latar belakang ekonomi, guna memahami faktor‑faktor moderasi yang mempengaruhi keberhasilan model. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, studi tersebut dapat memberikan gambaran komprehensif tentang potensi adaptasi model di berbagai konteks pendidikan. Hasil dari investigasi ini diharapkan dapat memberikan pedoman praktis bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan inovatif.

Read online
File size303.86 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test