UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianMelati (Jasminum sambac) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan dikenal memiliki nilai ekonomi serta manfaat dalam berbagai sektor, seperti industri parfum, farmasi, dan Kesehatan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui efisiensi yang tepat pada konsentrasi penambahan fruktosa pada kalus dua varietas Melati terhadap kandungan metabolit sukender. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) berfaktorial, diulang 4 kali dan masing-masing ulangan terdapat 5 sampel. Adapun perlakuannya sebagai berikut: Faktor 1 Varietas : V1: Var. Jasminum officinale, V2: Var. Jasminum Grand Duke of Tuscany sedangkan pada Faktor ke 2 menggunakan Penambahan konsentrasi Fruktosa K1: 10 g, K2: 20g, K3: 30g. Hasil dari kuantitas dan kualitas kalus menunjukan pertumbuhan terbaik pada perlakuan melati varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsentrasi fruktosa 20 g, sedangkan kandungan metabolit sekunder tertinggi pada perlakuan melati varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsetrasi fruktosa 30 g.
Hasil dari kuantitas dan kualitas kalus menunjukan pertumbuhan terbaik pada perlakuan melati varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsentrasi fruktosa 20 g, sedangakan kandungan metabolit sekunder tertinggi pada perlakuan Melati Varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsetrasi fruktosa 30 g, hal ini menunjukan konsentrasi tersebut berpengaruh terhadap produksi metabolit sekunder tetapi tidak pada pertumbuhan kalus.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengoptimalkan komposisi media kultur jaringan untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder secara lebih efisien. 2. Mempelajari lebih lanjut pengaruh varietas tanaman melati terhadap produksi metabolit sekunder, terutama dalam hal variasi genetik dan karakteristik pertumbuhan. 3. Meneliti lebih dalam tentang peran fruktosa dalam sintesis metabolit sekunder, termasuk mekanisme dan jalur metabolisme yang terlibat. Dengan menggabungkan pengetahuan ini, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan teknik kultur jaringan yang lebih efektif untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder pada tanaman melati, sekaligus memberikan kontribusi pada pemahaman ilmiah tentang peran nutrisi dan variasi genetik dalam sintesis metabolit sekunder.
- Antioxidant activity test of ethanol extract of jasmine leaf (Jasminum sambac (L.) Sol. ex Aiton Using... doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i3.200Antioxidant activity test of ethanol extract of jasmine leaf Jasminum sambac L Sol ex Aiton Using doi 10 36490 journal jps v6i3 200
- Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada... agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/v8i1-bRespon Perlakuan Asam Jasmonat Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada agriprima polije ac index php journal article view v8i1 b
- TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA... doi.org/10.32585/ags.v9i2.5915TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE Jasminum sambac AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA doi 10 32585 ags v9i2 5915
| File size | 316.59 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hal ini mencerminkan tingginya tingkat pendidikan, kesehatan yang memadai, serta keberagaman budaya dan sosial yang terjaga, sehingga menciptakan kondisiHal ini mencerminkan tingginya tingkat pendidikan, kesehatan yang memadai, serta keberagaman budaya dan sosial yang terjaga, sehingga menciptakan kondisi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Lokasi penelitian yaitu di Provinsi Bengkulu. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan terdiri dari 200 rumah tangga nelayan yang dipilih secara purposive.Lokasi penelitian yaitu di Provinsi Bengkulu. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan terdiri dari 200 rumah tangga nelayan yang dipilih secara purposive.
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini bertujuan menganalisis besarnya pendapatan usahatani padi dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakanPenelitian ini bertujuan menganalisis besarnya pendapatan usahatani padi dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dengan demikian, usaha ini cukup menguntungkan dan berkelanjutan bagi para petani. Namun, pengelolaan risiko tetap diperlukan terutama dalam menghadapiDengan demikian, usaha ini cukup menguntungkan dan berkelanjutan bagi para petani. Namun, pengelolaan risiko tetap diperlukan terutama dalam menghadapi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Perlakuan disusun dalam 7 taraf pemupukan yaitu: tanpa pemupukan anorganik yang diuji (P0), pemupukan anorganik pembanding (P1), 0,5 dosis (117 kg/ha)Perlakuan disusun dalam 7 taraf pemupukan yaitu: tanpa pemupukan anorganik yang diuji (P0), pemupukan anorganik pembanding (P1), 0,5 dosis (117 kg/ha)
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Peningkatan konsentrasi Trichoderma sp yang diaplikasikan mampu meningkatkan perkembangan perakaran tanaman. Aplikasi Trichoderma sp mampu mengurangi 50%Peningkatan konsentrasi Trichoderma sp yang diaplikasikan mampu meningkatkan perkembangan perakaran tanaman. Aplikasi Trichoderma sp mampu mengurangi 50%
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor produksi tanaman pangan dan kemampuan adaptasi petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara. PenelitianTujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor produksi tanaman pangan dan kemampuan adaptasi petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Selain itu, baik kemampuan maupun motivasi petani terbukti berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani, dengan nilai Adjusted R Square sebesarSelain itu, baik kemampuan maupun motivasi petani terbukti berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani, dengan nilai Adjusted R Square sebesar
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA ). Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan tidak hanya berdampak negatif bagi lingkungan, tetapi juga menurunkan kualitas tanah secara berkelanjutan.). Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan tidak hanya berdampak negatif bagi lingkungan, tetapi juga menurunkan kualitas tanah secara berkelanjutan.
UMMAUMMA Analisis kurikulum menunjukkan bahwa potensi tersebut selaras dengan topik Biologi Fase E dan dapat diaktualisasikan pada materi keanekaragaman hayati,Analisis kurikulum menunjukkan bahwa potensi tersebut selaras dengan topik Biologi Fase E dan dapat diaktualisasikan pada materi keanekaragaman hayati,
UMMAUMMA Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 19 spesies Pteridophyta di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam, yang tergolong ke dalam 2 kelas, 3 ordo,Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 19 spesies Pteridophyta di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam, yang tergolong ke dalam 2 kelas, 3 ordo,
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh jumlah katalis natrium metoksida dan waktu pemanasan terhadap proses interesterifikasi RBDPO pada mutuTujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh jumlah katalis natrium metoksida dan waktu pemanasan terhadap proses interesterifikasi RBDPO pada mutu