UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat risiko produksi, risiko harga, dan risiko biaya pada usaha tani kubis di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian sebanyak 92 petani kubis yang dipilih secara purposive sampling dari empat desa penghasil kubis terbesar. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata, varians, simpangan baku, koefisien variasi, dan batas bawah. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat risiko produksi, harga, dan biaya tergolong rendah karena nilai CV < 0,5 dengan nilai CV produksi sebesar 0,0013, nilai CV harga sebesar 0,0018 dan nilai CV biaya sebesar 0,000033. Selain itu, nilai batas bawah (L) lebih dari 0 yang berarti petani berpeluang mengalami keuntungan dengan nilai L produksi sebesar 570.228, nilai L harga sebesar 320.865, dan nilai L biaya sebesar 936.009.909.

Hasil dari penelitian secara keseluruhan usahatani kubis di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong memiliki tingkat risiko yang rendah dalam aspek produksi, harga, dan biaya.Dengan demikian, usaha ini cukup menguntungkan dan berkelanjutan bagi para petani.Namun, pengelolaan risiko tetap diperlukan terutama dalam menghadapi fluktuasi harga dan perubahan iklim yang dapat mempengaruhi hasil panen petani.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang strategi mitigasi risiko yang efektif dalam usahatani kubis. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model pengelolaan risiko yang komprehensif, mempertimbangkan faktor-faktor seperti fluktuasi harga, perubahan iklim, dan serangan hama. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan iklim terhadap produksi kubis dan strategi adaptasi yang dapat diterapkan oleh petani. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam mengurangi risiko usahatani kubis, seperti penggunaan sistem informasi cuaca atau teknologi pengendalian hama yang lebih efisien. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan usahatani kubis mereka.

  1. ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN DI KELURAHAN MUARA SIBAN KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA... jurnal.um-palembang.ac.id/societa/article/view/4296ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN DI KELURAHAN MUARA SIBAN KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA jurnal um palembang ac societa article view 4296
  2. RISK ANALYSIS OF CABBAGE FARMING IN SELUPU REJANG DISTRICT, REJANG LEBONG REGENCY | Agrisaintifika: Jurnal... doi.org/10.32585/ags.v9i2.6431RISK ANALYSIS OF CABBAGE FARMING IN SELUPU REJANG DISTRICT REJANG LEBONG REGENCY Agrisaintifika Jurnal doi 10 32585 ags v9i2 6431
Read online
File size383.99 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test