WASTUKANCANAWASTUKANCANA

Jurnal TeknologikaJurnal Teknologika

PT. Pupuk Kujang Ciampek memproduksi salah satu pupuk, yaitu pupuk NPK subsidi. Pupuk NPK terdiri dari beberapa bahan baku, yakni UREA, KCL, DAP, dan CLAY. Dalam memproduksi pupuk ini, perusahaan menggunakan strategi make to stock untuk menjaga ketersediaan barang. Dalam pemenuhan kebutuhan yang fluktuatif, terjadi ketidakseimbangan antara produksi pupuk NPK dengan penjualan ke konsumen. Hal ini dapat menimbulkan kerugian karena adanya biaya simpan yang ditanggung perusahaan. Jika bahan baku kurang, perusahaan tidak akan bisa memenuhi kebutuhan konsumen, begitu pula jika bahan baku berlebihan dan disimpan terlalu lama, maka akan timbul biaya-biaya lain. Untuk menghindari kerugian, perencanaan dan pengendalian produksi yang akan datang harus direncanakan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan perencanaan ulang produksi dengan melihat pola data peramalan menggunakan metode Holts exponential smoothing dan memperhitungkan kebutuhan bahan baku dengan tujuan pengoptimalan persediaan bahan baku menggunakan teknik penentuan lot sizing Wagner within algorithm. Hasil peramalan menunjukkan pola data berupa tren menurun. Hasil perhitungan perencanaan produksi di PT. Pupuk Kujang Cikampek pada produk pupuk NPK subsidi membutuhkan tenaga kerja 105 orang dan biaya sebesar Rp 43,551,179,421. Dengan diketahui hasil perencanaan produksi sebanyak 128.147 ton dan bahan baku yang diperlukan untuk produksi NPK subsidi periode Oktober 2023 - September 2024 yaitu Urea 26.646 ton, KCL 28.571 ton, DAP 26.261 ton, dan Clay 38.688 ton.

Kesimpulan yang didapat dari hasil pengolahan data adalah sebagai berikut.Pupuk Kujang Cikampek menggunakan level strategy karena strategi yang digunakan yaitu make to stock dengan tenaga kerja 105 orang dan biaya sebesar Rp 43,551,179,421.Dengan diketahui hasil perencanaan produksi sebanyak 128.147 ton, yang selanjutnya di implementasikan ke dalam master production schedule atau jadwal induk produksi.Bahan baku yang diperlukan untuk produksi NPK subsidi periode Oktober 2023 - September 2024 yaitu Urea 26.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peramalan permintaan pupuk NPK subsidi menggunakan metode yang lebih canggih dan akurat, seperti menggunakan algoritma machine learning atau deep learning. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan persediaan bahan baku dengan mempertimbangkan variabel-variabel lain, seperti harga bahan baku, waktu pengiriman, dan kualitas bahan baku. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih efisien dalam mengelola persediaan dan mengurangi biaya yang tidak perlu. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi make to stock yang digunakan oleh perusahaan dalam menjaga ketersediaan barang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis data penjualan dan produksi dalam jangka waktu yang lebih panjang, serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan musim tanam. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih memahami pola permintaan konsumen dan menyesuaikan strategi produksi dengan lebih baik.

Read online
File size690.7 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test