WASTUKANCANAWASTUKANCANA
Jurnal TeknologikaJurnal TeknologikaNanopartikel perak telah banyak dibuat dengan beberapa metode dan kondisi yang berbeda diantaranya metode reduksi kimia, foto kimia, sonokimia. Sintesis nanopartikel perak (AgNP) pada penelitian ini menggunakan metode reduksi kimia karena metode ini mudah dilakukan, sederhana, ramah lingkungan dan menghasilkan nanopartikel perak (AgNP) yang cukup baik. Pada proses sintesis nanopartikel perak (AgNP) ini digunakan bioreduktor ekstrak ampas kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai bahan pereduksi dan polietilena glikol (PEG) 6000 sebagai stabilisator. Pada prinsipnya nanopartikel perak (AgNP) dengan metode reduksi kimia, ion logam perak direduksi oleh bioreduktor ekstrak ampas kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan dengan penambahan polietilena glikol (PEG) 6000 untuk menstabilkan nanopartikel perak (AgNP). Larutan nanopartikel perak (AgNP) yang terbentuk selanjutnya dianalisa karakteristiknya menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan Particle Size Analyser (PSA). Dari hasil analisa spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel perak (AgNP) yang paling stabil adalah yang disintesis menggunakan bioreduktor 3 mL, pH 11 dan perbandingan AgNO3 : PEG-6000 (1 : 1) menghasilkan puncak absorbansi pada panjang gelombang 420 nm. Karakterisasi menggunakan Particle Size Analyser (PSA) menunjukkan ukuran nanopartikel perak (AgNP) terkecil adalah sebesar 40 nm dengan rata-rata ukuran sebesar 352 nm, median sebesar 70 nm, mode sebesar 67 nm dan volume ukuran nanopartikel perak (AgNO) sebesar 73,11 %.
Ekstrak ampas jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dapat berfungsi sebagai bioreduktor efektif dalam sintesis nanopartikel perak (AgNP) dengan kondisi optimum pH 11, menghasilkan larutan berwarna merah kecoklatan dan puncak absorbansi pada 420 nm.Konsentrasi AgNO3 memengaruhi ukuran partikel, dimana rasio optimum AgNO3.0,1 mM serta penambahan bioreduktor 3 mL/50 mL pada pH 11 menghasilkan nanopartikel berukuran sekitar 67 nm yang stabil.Uji kestabilan selama empat hari menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada panjang gelombang maksimum, intensitas, maupun lebar puncak absorbansi, menandakan stabilitas AgNP yang baik.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi kuantitatif pengaruh variasi konsentrasi nanopartikel perak (AgNP) yang terintegrasi dalam tekstil terhadap aktivitas antibakteri terhadap strain bakteri klinis seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, dengan menggunakan metode uji zona hambatan dan MIC untuk menentukan dosis optimal yang aman dan efektif. (2) Selanjutnya, perlu diselidiki apakah penggantian polietilena glikol (PEG‑6000) dengan agen penstabil lain yang memiliki berat molekul berbeda, seperti PEG‑2000 atau surfaktan bio‑based, dapat menghasilkan ukuran partikel yang lebih seragam dan meningkatkan stabilitas jangka panjang AgNP pada kondisi penyimpanan yang beragam. (3) Selain itu, studi komparatif antara ekstrak ampas jeruk nipis dan ekstrak tanaman lain yang mengandung senyawa flavonoid tinggi, misalnya ekstrak daun sambiloto atau daun belimbing wuluh, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi bioreduktor yang memberikan efisiensi reduksi tertinggi serta sifat antibakteri intrinsik yang lebih kuat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme sintesis hijau, mengoptimalkan formulasi AgNP untuk aplikasi tekstil antibakteri, serta memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan produk ramah lingkungan dengan performa antibakteri yang superior. Selain itu, penilaian dampak lingkungan dari limbah proses sintesis dan daur ulang AgNP juga perlu dipertimbangkan.
- Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Ekstrak Daun Pucuk Idat (Cratoxlum glaucum) dengan... doi.org/10.37033/fjc.v4i2.102Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Ekstrak Daun Pucuk Idat Cratoxlum glaucum dengan doi 10 37033 fjc v4i2 102
- Surface Plasmon Resonance (SPR) Phenomenon of the Oxidizing and Reducing Polypyrrole | TURBO: Jurnal... doi.org/10.24127/trb.v5i2.247Surface Plasmon Resonance SPR Phenomenon of the Oxidizing and Reducing Polypyrrole TURBO Jurnal doi 10 24127 trb v5i2 247
- Antimicrobial Activity of PET-Silver Nanocomposite Filaments | Scientific.Net. activity pet silver filaments... scientific.net/MSF.930.212Antimicrobial Activity of PET Silver Nanocomposite Filaments Scientific Net activity pet silver filaments scientific MSF 930 212
| File size | 411.73 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Diagram Sebab-Akibat mengidentifikasi akar penyebab potensial seperti malfungsi mesin, kesalahan operator, dan kualitas bahan baku yang tidak konsisten.Diagram Sebab-Akibat mengidentifikasi akar penyebab potensial seperti malfungsi mesin, kesalahan operator, dan kualitas bahan baku yang tidak konsisten.
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyeimbangan lini (line balancing) dengan pendekatan simulasi ProModel, yang memungkinkan analisis skenarioMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyeimbangan lini (line balancing) dengan pendekatan simulasi ProModel, yang memungkinkan analisis skenario
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh parsial terhadap harga saham, sedangkan struktur aset, pertumbuhan penjualan, tingkat bunga, danPenelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh parsial terhadap harga saham, sedangkan struktur aset, pertumbuhan penjualan, tingkat bunga, dan
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Plastik adalah bahan polimer (biasanya bahan organik) yang memiliki berat molekul tinggi dalam bentuk padat yang, ketika dipanaskan perlahan, menjadi lunakPlastik adalah bahan polimer (biasanya bahan organik) yang memiliki berat molekul tinggi dalam bentuk padat yang, ketika dipanaskan perlahan, menjadi lunak
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Pupuk Kujang Cikampek menggunakan level strategy karena strategi yang digunakan yaitu make to stock dengan tenaga kerja 105 orang dan biaya sebesar RpPupuk Kujang Cikampek menggunakan level strategy karena strategi yang digunakan yaitu make to stock dengan tenaga kerja 105 orang dan biaya sebesar Rp
WASTUKANCANAWASTUKANCANA 154 dan 0. 073. Pengolahan data AHP dilakukan secara manual dan dengan menggunakan software super decision hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan hasil154 dan 0. 073. Pengolahan data AHP dilakukan secara manual dan dengan menggunakan software super decision hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan hasil
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Standard Biosensor Healthcare berada pada posisi Strength – Opportunity (SO) Kuadran I berdasarkan analisis faktor IFAS dan EFAS. Skor Strength adalahStandard Biosensor Healthcare berada pada posisi Strength – Opportunity (SO) Kuadran I berdasarkan analisis faktor IFAS dan EFAS. Skor Strength adalah
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Sedangkan reduced speed losses memiliki nilai sebesar 75,49 % dari nilai komulatif seluruh losses yang ada. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan denganSedangkan reduced speed losses memiliki nilai sebesar 75,49 % dari nilai komulatif seluruh losses yang ada. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan dengan
Useful /
STIH PMSTIH PM Konstitusi adalah fondasi utama dalam mendirikan negara demokrasi. Sebagai norma hukum tertinggi, konstitusi mengatur pembagian kekuasaan, menjamin hakKonstitusi adalah fondasi utama dalam mendirikan negara demokrasi. Sebagai norma hukum tertinggi, konstitusi mengatur pembagian kekuasaan, menjamin hak
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem IoT untuk memantau kadar amonia, suhu, dan kelembaban. Namun, sistem tersebut belum dilengkapi denganPenelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem IoT untuk memantau kadar amonia, suhu, dan kelembaban. Namun, sistem tersebut belum dilengkapi dengan
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Hal ini memberikan keunggulan kompetitif dan membantu perusahaan untuk lebih tanggap memberikan saran dalam membuat keputusan terkait kebutuhan karyawanHal ini memberikan keunggulan kompetitif dan membantu perusahaan untuk lebih tanggap memberikan saran dalam membuat keputusan terkait kebutuhan karyawan
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Pendeteksian watermark dilakukan dengan menghitung korelasi antara citra yang diterima dengan watermark semula, kemudian membandingkannya dengan sebuahPendeteksian watermark dilakukan dengan menghitung korelasi antara citra yang diterima dengan watermark semula, kemudian membandingkannya dengan sebuah