PNLPNL

Jurnal TeknologiJurnal Teknologi

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh waktu maserasi dan rasio komposisi ekstrak daun sirih (Piper betle L.) serta serai wangi (Cymbopogon nardus) terhadap karakteristik dan aktivitas antibakteri pembersih lantai alami. Metode ekstraksi yang dipakai adalah maserasi dengan waktu perendaman 2–6 hari dan rasio 1:0, 0:1, 1:1, 1:2, dan 2:1. Parameter yang dianalisis meliputi pH, densitas, sifat organoleptik, serta aktivitas antibakteri menggunakan metode hitung koloni. Hasil menunjukkan bahwa pH meningkat dari 5,2 ke 7,2 seiring bertambahnya waktu maserasi, sedangkan densitas tetap stabil antara 0,90–0,93 g /mL. Aktivitas antibakteri meningkat seiring lama waktu, tercapai penurunan koloni bakteri tertinggi 66,41 % pada 6 hari maserasi dengan rasio 1:2. Organoleptik umumnya diterima baik oleh panelis. Penelitian ini menegaskan potensi bahan alami sebagai alternatif pembersih lantai yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan.

Waktu maserasi dan rasio komposisi ekstrak daun sirih serta serai wangi secara signifikan memengaruhi karakteristik fisikokimia dan aktivitas antibakteri pembersih lantai alami.pH produk meningkat dari asam lemah menjadi netral seiring bertambahnya lama maserasi, dengan pH optimum antara 5,2–7,2, khususnya pada 5–6 hari.Densitas produk berada pada 0,90–0,93 g /mL dan stabil di berbagai perlakuan.Aktivitas antibakteri meningkat seiring waktu, mencapai penurunan koloni bakteri 66,41 % pada 6 hari maserasi dengan rasio 1.Organoleptik juga menunjukkan penerimaan yang baik, sehingga formulasi dengan 6 hari maserasi dan rasio 1.

Sebelum melakukan penelitian lanjutan, pertimbangkan terlebih dahulu menilai efek sinergis ekstrak daun sirih dan serai wangi pada berbagai jenis patogen, meliputi bakteri gram‑positif dan gram‑negatif, serta jamur, untuk memperoleh data efektivitas yang lebih komprehensif terhadap spektrum mikroorganisme yang sering memerlukan pembersihan di area publik. Selanjutnya, lakukan studi in situ di lingkungan rumah tangga dan fasilitas umum dengan mengevaluasi kinerja pembersih alami dalam kondisi nyata, termasuk dampak jangka panjang terhadap permukaan lantai dan kesehatan pengguna, sehingga dapat mengkonfirmasi keamanan dan keberlanjutan produk berbasis bahan alam. Akhirnya, integrasikan komponen molekuler tiada rasa atau aroma menggunakan teknologi encapsulation agar konsentrasi senyawa aktif tetap stabil selama penyimpanan, sekaligus meningkatkan daya tahan aroma dan potensi sinergi terhadap mikroba, yang dapat meningkatkan daya saing produk alami dengan produk pembersih komersial berbahan kimia sintetik.

Read online
File size306.5 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test