PNLPNL

Jurnal TeknologiJurnal Teknologi

Kebocoran tabung pada sistem air pre‑heater merupakan masalah kritis yang menurunkan keandalan dan efisiensi pembangkit listrik uap berbahan bakar batubara. Penelitian ini mengevaluasi penyebab kebocoran pada unit CFBC boiler tipe‑2 di PLTU 2x30 MW PT. XYZ melalui pengukuran ketebalan, inspeksi visual, dan analisis kondisi operasional, termasuk perhitungan titik embun asam. Hasilnya menunjukkan penipisan dinding pipa yang bersifat lokal dan progresif, dominan akibat erosi‑korosi eksternal, serta kontribusi signifikan dari korosi titik embun asam pada beban rendah. Temuan ini menekankan pentingnya kontrol suhu, pemeliharaan performa air pre‑heater, dan pemantauan ketebalan secara berkala untuk mencegah kegagalan berulang.

Kebocoran pipa air pre‑heater pada boiler CFBC Unit‑2 di PLTU PT. XYZ disebabkan oleh degradasi dinding pipa yang lokal dan progresif, dengan mekanisme utama erosi‑korosi eksternal.Pengamatan visual menunjukkan korosi lokal, korosi seragam, dan pembentukan kerak akumulasi partikel dan gas pembakaran.Perkiraan titik embun asam yang mendekati suhu outlet flue gas pada beban rendah menambah risiko korosi, sehingga pengendalian suhu dan pemeliharaan performa APH sangat penting.

Pertama, lakukan studi longitudinal tentang perubahan ketebalan pipa melalui inspeksi otomatis berbasis ultrasonik sehingga dapat lebih cepat mendeteksi area kritis sebelum terjadi kebocoran. Kedua, uji coba material pipa dengan lapisan anti‑korosi berbasis nano‑ceramic pada kapal modern di lingkungan pembakar CFBC untuk mengurangi interaksi partikel dan reaksi asam. Ketiga, kembangkan model prediktif menggunakan data operasional (temperatur, tekanan, komposisi gas) yang terintegrasi dengan alat monitor suhu real‑time sehingga operator dapat segera menyesuaikan beban atau aliran udara agar tetap aman dari kondisi korosi titik embun asam.

Read online
File size386.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test