UNESPADANGUNESPADANG
Ekasakti Matua Jurnal ManajemenEkasakti Matua Jurnal ManajemenTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan pada PT Rimbo Panjang Sumber Makmur. Dengan metode pengumpulan data menggunakan total sampling, populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Rimbo Panjang Sumber Makmur yang berjumlah 92 orang dan sampel sebanyak 92 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja PT. Rimbo Panjang Sumber Makmur Kabupaten Pasaman Barat, (2) indikator paling dominan pada masing-masing variabel adalah (a) pada variabel semangat kerja adalah dengan nilai rata-rata 4,17 dengan tingkat responden (TCR) sebesar 83,4%, (b) pada variabel gaya kepemimpinan paling dominan adalah produktivitas kerja dengan nilai rata-rata 3,98 dan tingkat capaian responden (TCR) sebesar 83,4%, (3) kontribusi pengaruh variabel gaya kepemimpinan dan semangat kerja adalah sebesar 33,83% sedangkan sisanya 66% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini seperti disiplin kerja, lingkungan kerja, kompensasi, dan lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai , dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan semangat kerja karyawan.Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan.Temuan ini menegaskan bahwa semakin kuat gaya kepemimpinan diterapkan, semakin tinggi semangat kerja karyawan.Secara deskriptif, gaya kepemimpinan pada PT Rimbo Panjang Sumber Makmur berada dalam kategori baik dengan tingkat capaian respons mencapai 79,2%.Indikator gaya kepemimpinan yang paling dominan adalah sifat, yang mencerminkan bahwa nilai-nilai inti organisasi telah menjadi pedoman yang efektif dalam membentuk perilaku kerja karyawan.Sementara itu, pada variabel prestasi kerja, indikator inisiatif menjadi aspek yang paling dominan, menunjukkan bahwa karyawan memiliki kecenderungan berperilaku proaktif, mampu mengatasi hambatan kerja, serta memiliki kesadaran dalam menyelesaikan tugas tanpa harus menunggu instruksi.Nilai koefisien determinasi terhadap semangat kerja PT.Rimbo Panjang Sumber Makmur Pasaman ditunjukan dengan nilai R square 0,331 hal ini berarti besarnya kontribusi Gaya kepemimpinan PT.Rimbo Panjang Sumber Makmur Pasaman Barat adalah 33,83% sedangkan sisanya 66,17 % dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini seperti disiplin kerja, lingkungan kerja, kompensasi dan lainnya.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara gaya kepemimpinan dan semangat kerja di berbagai perusahaan dengan ukuran dan budaya organisasi yang berbeda. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian yang berfokus pada pengaruh gaya kepemimpinan dalam konteks spesifik, seperti pada industri tertentu atau pada tingkat manajemen tertentu. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi semangat kerja karyawan, seperti budaya organisasi, sistem reward dan recognition, serta lingkungan kerja yang mendukung. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dinamika hubungan antara gaya kepemimpinan dan semangat kerja karyawan.
| File size | 203.96 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN Pemahaman mengenai tingkah laku organisasi menjadi penting karena keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sumber daya, teknologi, dan modalPemahaman mengenai tingkah laku organisasi menjadi penting karena keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sumber daya, teknologi, dan modal
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Pelayanan pelanggan berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara insentif dan peningkatan kinerja karyawan. Oleh karena itu, disarankanPelayanan pelanggan berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara insentif dan peningkatan kinerja karyawan. Oleh karena itu, disarankan
UDBUDB Namun, keberhasilan implementasi RME tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia, organisasi, serta dukungan kebijakanNamun, keberhasilan implementasi RME tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia, organisasi, serta dukungan kebijakan
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Faktor sosial dan ekonomi, seperti biaya transaksi yang lebih rendah dan lokasi agen yang strategis, juga berperan penting dalam keputusan nasabah untukFaktor sosial dan ekonomi, seperti biaya transaksi yang lebih rendah dan lokasi agen yang strategis, juga berperan penting dalam keputusan nasabah untuk
INAISINAIS Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik inferensial dengan uji regresi sederhana dibantu dengan SPSS versi 26, untuk mengetahui pengaruh antaraTeknik analisis data yang digunakan yaitu statistik inferensial dengan uji regresi sederhana dibantu dengan SPSS versi 26, untuk mengetahui pengaruh antara
STIM LPISTIM LPI Data penelitian diperoleh dari guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar yang berjumlah 50 orang. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kausal yangData penelitian diperoleh dari guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar yang berjumlah 50 orang. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kausal yang
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Diperoleh nilai t hitung untuk budayaDari hasil penelitian didapatkan bahwa Budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Diperoleh nilai t hitung untuk budaya
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepuluh hipotesis yang diajukan berpengaruh langsung terhadap hal-hal terkait yang dikaji. Berdasarkan penerimaanHasil penelitian menunjukkan bahwa kesepuluh hipotesis yang diajukan berpengaruh langsung terhadap hal-hal terkait yang dikaji. Berdasarkan penerimaan
Useful /
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN keausan pada bantalan poros (shaft bearing), kerusakan sleeve, ketidaksesuaian clearance akibat keausan berlebih, serta permasalahan pada sistem pelumasankeausan pada bantalan poros (shaft bearing), kerusakan sleeve, ketidaksesuaian clearance akibat keausan berlebih, serta permasalahan pada sistem pelumasan
UNYUNY Kegiatan yang dilakukan pada penelitian tahap pertama adalah melakukan need asessment untuk memahami kondisi awal PKK di lokasi penelitian. PenelitianKegiatan yang dilakukan pada penelitian tahap pertama adalah melakukan need asessment untuk memahami kondisi awal PKK di lokasi penelitian. Penelitian
UNYUNY Tujuan penelitian untuk: (1) mengembangkan model pembelajaran berbasis proyek pendidikan kewirausahaan; dan (2) mengetahui efektivitas model pembelajaranTujuan penelitian untuk: (1) mengembangkan model pembelajaran berbasis proyek pendidikan kewirausahaan; dan (2) mengetahui efektivitas model pembelajaran
UNYUNY Penelitian ini menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran seminar Socrates dan model pembelajaranPenelitian ini menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran seminar Socrates dan model pembelajaran