JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan upaya pelatihan karyawan dan pemberian insentif dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pelayanan pelanggan di Kembar Ponsel Medan. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari empat variabel independen, yaitu Pelatihan Kerja (X1) dan Insentif (X2), sedangkan variabel dependen adalah Peningkatan Kinerja (Y) dan variabel mediasi adalah Layanan (Z). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Secara simultan, upaya pelatihan karyawan (X1) dan pemberian insentif (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja (Y). Kombinasi antara pelatihan yang meningkatkan kemampuan dan insentif yang meningkatkan motivasi merupakan strategi yang sangat efektif untuk mencapai kinerja karyawan yang optimal, yaitu nilai F (38,357) lebih besar dari nilai F tabel (3,34) dengan nilai signifikansi (0,000) lebih kecil dari 0,05. Secara simultan, upaya pelatihan karyawan (X1) dan insentif (X2) juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pelayanan pelanggan (Z), dengan nilai F hitung (11,326) lebih besar dari nilai F tabel (3,34) dan nilai signifikansi (0,000) lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara peningkatan kemampuan (melalui pelatihan) dan motivasi (melalui insentif) menghasilkan kualitas layanan yang lebih tinggi. Pelayanan pelanggan (Z) terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memediasi pengaruh insentif (X2) terhadap peningkatan kinerja (Y). Hal ini berarti bahwa insentif tidak hanya meningkatkan kinerja secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung dengan memotivasi karyawan untuk memberikan layanan yang lebih baik, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa upaya pelatihan karyawan dan pemberian insentif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan di Kembar Ponsel Medan, baik secara parsial maupun simultan.Pelatihan yang diberikan meningkatkan keterampilan dan profesionalisme karyawan, sedangkan insentif berfungsi sebagai penggerak eksternal yang efektif dalam meningkatkan motivasi kerja.Kedua faktor ini juga terbukti mempengaruhi pelayanan pelanggan, di mana pelayanan yang baik menjadi jembatan penting untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan.Pelayanan pelanggan berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara insentif dan peningkatan kinerja karyawan.Oleh karena itu, disarankan agar Kembar Ponsel Medan terus mempertahankan dan meningkatkan program pelatihan dan sistem insentifnya, memastikan bahwa mereka adil, relevan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan pelanggan.Pelayanan pelanggan harus menjadi fokus utama strategi perusahaan, mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap kinerja.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti kepuasan kerja, komitmen organisasi, atau budaya kerja, serta memperluas ukuran sampel untuk membuat hasil lebih komprehensif dan dapat dibandingkan dengan perusahaan serupa di daerah lain.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan penelitian dengan fokus pada dampak pelatihan karyawan yang spesifik terhadap kinerja karyawan di bidang teknologi informasi, seperti pelatihan tentang produk terbaru, sistem manajemen, atau keamanan data. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan yang terarah dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam menghadapi tantangan teknologi yang terus berkembang.. . 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai sistem insentif yang diterapkan di perusahaan-perusahaan serupa di Medan. Penelitian ini dapat menganalisis efektivitas berbagai jenis insentif (misalnya bonus, komisi, atau penghargaan non-finansial) dalam meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan, serta dampak jangka panjangnya terhadap produktivitas dan kepuasan kerja.. . 3. Memperluas penelitian dengan melibatkan variabel-variabel tambahan seperti budaya organisasi, kepemimpinan, atau kepuasan pelanggan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana interaksi antara pelatihan, insentif, dan variabel-variabel lain mempengaruhi kinerja karyawan dan pelayanan pelanggan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang strategi pengembangan sumber daya manusia yang komprehensif dan efektif.

Read online
File size659.07 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test