UNDARISUNDARIS

BISECER (Business Economic Entrepreneurship)BISECER (Business Economic Entrepreneurship)

Manajemen kinerja adalah manajemen tentang menciptakan hubungan dan memastikan komunikasi yang efektif antar pekerja dengan atasannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja, deskripsi pekerjaan, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian dilakukan di PT. Pinnacle Apparels dengan jumlah populasi berjumlah 210 orang dengan jumlah sampel 138 responden. Hasil analisa menunjukkan nilai thitung variabel stres kerja sebesar (4,645) > ttabel (1,977) dan nilai signifikan (0,000 < 0,05) yang artinya bahwa stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pekerja. Variabel deskripsi pekerjaan menghasilkan nilai thitung sebesar (4,601) > ttabel (1,977) dan nilai signifikan (0,000 < 0,05) yang artinya bahwa variabel deskripsi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pekerja. Variabel kepuasan kerja menghasilkan nilai thitung sebesar (3,189) > ttabel (1,977) dan nilai signifikan (0,002 < 0,05) yang artinya bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja pekerja. Dari pengujian semua variabel independen secara simultan diperoleh nilai Fhitung (37,340) > Ftabel sebesar (2,67) dengan tingkat signifikan (0,000 > 0,05), maka menunjukkan bahwa variabel stres kerja, deskripsi pekerjaan, dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja pekerja.

Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik individu, kerja sama tim, dan komunikasi masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT.Pinnacle Apparels, dengan nilai koefisien korelasi berkisar antara 0,468 hingga 0,530 dan nilai regresi positif.Ketiga variabel tersebut secara simultan menjelaskan sekitar 55,7 % varians kinerja karyawan, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar ruang lingkup penelitian.Hasil ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan pengembangan sifat individu, kolaborasi tim, dan komunikasi efektif dalam strategi peningkatan produktivitas perusahaan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana pengaruh pelatihan peningkatan keterampilan komunikasi digital terhadap kinerja karyawan dalam konteks industri garmen, sehingga dapat diketahui apakah kompetensi komunikasi online memberikan nilai tambah dibandingkan komunikasi konvensional. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dinamika hubungan antara kepuasan kerja dan turnover karyawan selama periode perubahan struktural organisasi, guna mengidentifikasi faktor‑faktor yang memoderasi efek kepuasan terhadap retensi tenaga kerja. Terakhir, penelitian komparatif antara perusahaan manufaktur dengan tingkat automatisasi tinggi dan rendah dapat mengevaluasi peran karakteristik individu dalam mengadopsi teknologi baru, sehingga memberikan gambaran tentang kesiapan SDM menghadapi transformasi digital di sektor tekstil.

Read online
File size329.73 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test