4141

Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi ManajemenJurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen

This study uses a qualitative approach to understand financial planning and management in Bonto Jai Village, Bissappu District, Bantaeng Regency. Data were collected through interviews, documentation, and observation, and analyzed inductively and comparatively. Informants included the Village Head, Village Secretary, and community representatives. The focus of the study was to describe phenomena related to village financial management and compare them with the Village Financial Management Guidelines according to Permendagri No. 20 of 2018. The results of the study showed that village financial management had followed the provisions and principles stipulated in Permendagri Number 20 of 2018. Bontojai Village has implemented stages of financial management which include planning involving community participation, transparently and accountably, implementation takes place from that supervision (BPD), and the Village Consultative Body accountability that is conveyed openly to the community.

Pengelolaan keuangan di Desa Bonto Jai secara umum telah sesuai dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018, mencakup perencanaan partisipatif, pelaksanaan transparan dan akuntabel, pengawasan oleh BPD, serta pertanggungjawaban terbuka kepada masyarakat.Peran perangkat desa juga telah sesuai regulasi.Meskipun demikian, terdapat kendala seperti rumitnya prosedur pelaporan, kurangnya pemahaman perangkat dan masyarakat, serta partisipasi warga yang perlu ditingkatkan melalui sosialisasi.Dengan demikian, pengelolaan keuangan desa di Desa Bonto Jai telah memenuhi prinsip dan mekanisme yang diatur, namun peningkatan dalam pelaksanaan dan pemberdayaan masyarakat tetap diperlukan untuk mencapai tata kelola keuangan desa yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai pengelolaan keuangan desa di beberapa desa dengan karakteristik berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan umum. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada efektivitas pengawasan dana desa oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan bagaimana meningkatkan peran aktif mereka dalam memastikan akuntabilitas. Ketiga, penting untuk meneliti dampak pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa, khususnya bagaimana peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami dan mengawasi penggunaan dana desa dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengelolaan keuangan desa di Indonesia dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan di tingkat desa. Dengan demikian, dana desa dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Read online
File size313.33 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test