4141

Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi ManajemenJurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perception of politics, job stress, job satisfaction, negligent behavior, turnover intention, dan self-reported absenteeism dalam konteks lingkungan kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa perception of politics secara signifikan mempengaruhi job stress dan job satisfaction, di mana persepsi politik yang positif mampu mengurangi job stress dan meningkatkan job satisfaction. Job stress ditemukan memiliki dampak negatif terhadap job satisfaction, yang pada akhirnya meningkatkan negligent behavior di tempat kerja. Selain itu, job satisfaction memainkan peran penting dalam mengurangi negligent behavior dan self-reported absenteeism, yang menggarisbawahi pentingnya upaya organisasi dalam meningkatkan kepuasan karyawan. Sebaliknya, tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan negligent behavior maupun self-reported absenteeism, yang menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi intensi ini. Temuan ini menekankan pentingnya membangun persepsi politik yang positif di tempat kerja, mengelola job stress, serta meningkatkan job satisfaction guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan kondusif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa beberapa hubungan antar variabel tidak selalu signifikan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami interaksi yang lebih kompleks dalam lingkungan kerja.

Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa persepsi politik di tempat kerja dan stres kerja berperan signifikan dalam memengaruhi kepuasan kerja dan perilaku karyawan.Persepsi politik yang positif mampu mengurangi stres kerja, meningkatkan kepuasan kerja, dan menurunkan perilaku malas, sementara stres kerja yang tinggi secara signifikan menurunkan kepuasan kerja dan berkontribusi pada peningkatan perilaku kontraproduktif seperti kelalaian.Kepuasan kerja terbukti menjadi faktor kunci yang berperan dalam mengurangi perilaku malas dan ketidakhadiran yang dilaporkan sendiri, menegaskan pentingnya lingkungan kerja yang mendukung bagi karyawan.Sebaliknya, turnover intention dan beberapa interaksi variabel kompleks tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku malas atau ketidakhadiran, yang menunjukkan bahwa faktor lain, seperti budaya organisasi dan dukungan sosial, mungkin lebih berpengaruh.Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan persepsi politik yang positif, mengelola stres kerja, dan meningkatkan kepuasan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan sehat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi persepsi politik di tempat kerja, seperti budaya organisasi dan iklim psikologis. Selain itu, penting untuk menyelidiki bagaimana persepsi politik dapat mempengaruhi perilaku karyawan secara lebih mendalam, termasuk perilaku kontraproduktif dan absensi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepuasan kerja dan mengurangi stres kerja, serta bagaimana organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan mendukung.

  1. The Influence of Work Environment, Motivation and Competence to Work Performance and the Impact on Lecturer... doi.org/10.17762/pae.v58i1.763The Influence of Work Environment Motivation and Competence to Work Performance and the Impact on Lecturer doi 10 17762 pae v58i1 763
  2. Narrative and the politics of meaning | John Benjamins. narrative politics meaning john benjamins navigate... doi.org/10.1075/ni.21.2.09hamNarrative and the politics of meaning John Benjamins narrative politics meaning john benjamins navigate doi 10 1075 ni 21 2 09ham
Read online
File size340.35 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test