4141

Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi ManajemenJurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen

Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara sah, tidak melanggar hukum, serta tidak bertentangan dengan moral dan etika. Tingkat kinerja petugas sanitarian juga dipengaruhi oleh lingkungan kerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja petugas sanitarian di RSUD dan Puskesmas Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA (uji F) dan uji parsial (uji t). Populasi penelitian ini berjumlah 33 petugas sanitarian, terdiri atas 3 petugas dari RSUD dr. Slamet dan 28 petugas dari berbagai Puskesmas, seluruhnya dijadikan sampel sehingga termasuk dalam kategori sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja petugas sanitarian berada pada kategori tinggi dan kondusif, sedangkan kinerja petugas sanitarian juga berada pada kategori tinggi, yang berarti sesuai dengan harapan. Hasil analisis uji kuantitatif menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja petugas sanitarian, dengan tingkat pengaruh yang lebih tinggi pada RSUD dr. Slamet dibandingkan dengan Puskesmas. Selanjutnya, hasil uji ANOVA (uji F) menunjukkan bahwa lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja petugas sanitarian di RSUD dan Puskesmas Kabupaten Garut.

Berdasarkan seluruh hasil tahapan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut.Lingkungan kerja Tenaga Sanitarian di Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas Kabupaten Garut berdasarkan penilaian tenaga sanitarian masuk kedalam kategori tinggi, artinya yang diukur menunjukkan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh RSUD dan Puskesmas di kabupaten Garut.Kinerja Tenaga Sanitarian di Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas Di Kabupaten Garut berdasarkan penilaian tenaga Sanitarian dan Pimpinan yaitu masuk kedalam kategori tinggi, artinya variabel Kinerja tenaga Sanitarian yang telah di ukur melalui dimensi Kualitas Kerja, kuantitas kerja, Inisiatif, Kreatifitas Kerja, dan Disiplin Kerja.Terdapat pengaruh yang positif lingkungan kerja dalam peningkatan kinerja tenaga sanitarian di Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas di Kabupaten Garut dimana semakin baik Lingkungan kerja maka akan meningkatkan kinerja tenaga sanitarian di Rumah Sakit Umum dan Puskesmas di Kabupaten Garut.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi bagaimana faktor-faktor sosial ekonomi di sekitar rumah sakit dan puskesmas memengaruhi motivasi kerja tenaga sanitarian, mengingat penelitian ini hanya berfokus pada lingkungan kerja internal. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan pendekatan longitudinal dapat dilakukan untuk memahami bagaimana perubahan lingkungan kerja secara bertahap memengaruhi kinerja tenaga sanitarian dalam jangka waktu tertentu. Terakhir, penelitian kualitatif dengan metode studi kasus mendalam pada beberapa puskesmas dengan karakteristik berbeda dapat memberikan wawasan yang lebih kaya tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan kinerja tenaga sanitarian di berbagai konteks.

Read online
File size429.22 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test