JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Transformasi digital dalam birokrasi merupakan langkah penting untuk mencapai tata kelola publik yang efisien dan akuntabel. Salah satu bentuk inisiatif tersebut adalah penerapan aplikasi e-Visum di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang, yang berfungsi sebagai alat digital untuk memantau kehadiran dan kinerja petugas lapangan keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana sistem e-Visum memengaruhi disiplin pegawai serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa aplikasi e-Visum memberikan dampak positif terhadap disiplin pegawai dengan meningkatkan ketepatan waktu, akuntabilitas pelaporan, dan tanggung jawab kerja. Namun, tantangan teknis seperti keterbatasan akses internet dan variasi tingkat literasi digital tetap menjadi hambatan. Studi ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur teknologi untuk memastikan implementasi sistem yang efektif dan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi e-Visum di DP2KBP3A Kabupaten Subang secara signifikan meningkatkan disiplin penyuluh keluarga berencana melalui penyederhanaan pencatatan kehadiran, pelaporan kegiatan, dan pemantauan kinerja secara digital dan terintegrasi.Keberhasilan implementasi didukung oleh komitmen kepemimpinan, kebijakan internal, serta sikap positif pegawai terhadap teknologi, meskipun keterbatasan akses internet dan kemampuan digital masih menjadi tantangan di lapangan.Secara keseluruhan, e-Visum berfungsi lebih dari sekadar alat administratif, melainkan sebagai instrumen pengawasan disiplin yang memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan budaya kerja yang disiplin, efisien, serta adaptif pada pemerintah daerah.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan literasi digital bagi penyuluh keluarga berencana dalam meningkatkan penggunaan aplikasi e-Visum, dengan mengukur perubahan kompetensi teknis dan tingkat kepatuhan pelaporan. Selain itu, studi komparatif mengenai solusi konektivitas alternatif, seperti hotspot seluler atau jaringan satelit, dapat menilai dampaknya terhadap kinerja e-Visum di wilayah dengan akses internet terbatas. Selanjutnya, analisis lintas daerah mengenai implementasi e-Visum pada beberapa kabupaten dapat mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang bersifat kontekstual, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk skala yang lebih luas. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan empiris untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur teknologi, serta mengoptimalkan penerapan digitalisasi birokrasi secara berkelanjutan.

  1. Transformasi Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan di Jember | Indonesian Journal of Public Administration... doi.org/10.47134/Par.V2i3.4215Transformasi Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan di Jember Indonesian Journal of Public Administration doi 10 47134 Par V2i3 4215
Read online
File size913.27 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test