UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Pendidikan adalah sebuah proses manusia baik individu atau masyarakat untuk menuju kehidupan yang ideal dan lebih baik. Pendidikan yang akan mengubah menuju ke arah yang lebih baik adalah pendidikan yang kualitasnya baik pula. Namun, melihat realitas sekarang, kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah apalagi dalam hal pemerataan pendidikan, di antaranya: fasilitas, akses, dan tenaga pengajar yang akan berimplikasi pada proses belajar dan hasil belajar. Keadaan tersebut salah satunya gambaran pendidikan yang ada di daerah terpencil. Dengan demikian, penelitian ini akan berfokus pada masalah pemerataan pendidikan di daerah terpencil dengan cara mengoptimalkan komunitas sobat mengajar sebagai gerakan sosial pendidikan. Komunitas ini bergerak di daerah-daerah terpencil khususnya di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kajian awal mencari data keadaan pendidikan di daerah tersebut dengan cara membaca literature dan wawancara langsung kepada relawan sobat mengajar kemudian hasilnya dideskripsikan, dengan demikian penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mengatasi tidak meratanya pendidikan di Indonesia ada beberapa langkah yang harus dilakukan: pertama, mengoptimalkan gerakan sosial pendidikan. Kedua, melakukan program yang mengedukasi masyarakat. Ketiga, harus melibatkan masyarakat dalam semua program.

Komunitas sosial pendidikan yang bergerak dalam hal sosial khususnya pendidikan memberikan dampak yang signifikan terhadap keadaan sosial masyarakat dan keadaan pendidikan di Indonesia khususnya di daerah terpencil.Sobat mengajar hadir dengan inovasi dan program-program yang mengarah pada pemerataan pendidikan dan pembangunan daerah terpencil.Dalam hal ini perlunya dukungan baik dalam hal materiel ataupun imateriel dengan tujuan pengoptimalan sobat mengajar lebih baik lagi.Tidak hanya membangun taman baca, tetapi harus dengan membangun daya saing agar pembangunan pendidikan daerah terpencil lebih baik lagi.Tidak cukup dengan siswa yang dibina, tetapi faktor lingkungan pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama, tujuannya agar kesinambungan peradaban dan pembangunan pada tempat tersebut terus berkembang, hingga pada akhirnya akan menjadi khairu ummah (umat yang terbaik).

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya studi mendalam mengenai efektivitas program-program sobat mengajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil, dengan fokus pada indikator-indikator yang lebih spesifik dan terukur. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat keberlanjutan program sobat mengajar, termasuk peran serta masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam perspektif relawan sobat mengajar mengenai tantangan dan peluang dalam menjalankan program sosial pendidikan di daerah terpencil, serta bagaimana mereka beradaptasi dengan kondisi lokal. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peran komunitas sosial pendidikan dalam membangun pendidikan di daerah terpencil, serta memberikan rekomendasi yang lebih konkrit untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program-program tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan, serta memperkuat peran masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Read online
File size438.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test