UNIGALUNIGAL

PROSSIDING GALUH MATHEMATICS NATIONAL CONFERENCEPROSSIDING GALUH MATHEMATICS NATIONAL CONFERENCE

Pemanfaatan media pembelajaran digital menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan bermakna. Namun, pemilihan dan penggunaan media yang tepat masih menjadi tantangan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media pembelajaran digital Mathigon dalam mendukung pembelajaran matematika berdasarkan kajian literatur yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel dari berbagai jurnal yang berkaitan dengan penggunaan media digital dalam pembelajaran matematika. Data dikumpulkan melalui penelusuran dan seleksi sumber yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan serta kelebihan dan keterbatasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mathigon efektif meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa, meningkatkan pemahaman konsep abstrak pada materi aljabar melalui manipulasi objek secara real-time, dan mempermudah visualisasi geometri. Selain itu, platform ini mendukung transformasi perilaku belajar menjadi lebih aktif (Learning by doing) serta mendorong kolaborasi antar siswa. Disisi lain, efektivitas penggunaannya tetap bergantung pada kesiapan perangkat dan internet serta kesiapan guru dalam memberikan umpan balik intervensi yang tepat.

Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran digital Mathigon terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual digital yang sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman konseptual matematika.Media ini menjebatani antara teori abstrak dan representasi visual.Kunci keberhasilan pemanfaatan terletak pada kemampuan guru dalam mengintegrasikan fitur-fitur interaktif tersebut ke dalam alur pembelajaran yang terstruktur bukan sekedar menjadikan alat bantu visual tambahan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh jangka panjang penggunaan Mathigon terhadap peningkatan self‑confidence siswa, dengan merancang studi longitudinal yang membandingkan kelompok yang menggunakan Mathigon secara rutin dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional; selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara Mathigon dan platform pembelajaran digital lain seperti GeoGebra atau Desmos untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan masing‑masing dalam konteks pembelajaran konsep matematika tingkat menengah, sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang efektivitas relatifnya; terakhir, penelitian dapat mengembangkan model adaptif berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam Mathigon untuk menyesuaikan tingkat kesulitan tugas secara otomatis sesuai kemampuan individu siswa, kemudian menilai dampaknya terhadap motivasi belajar, pencapaian akademik, dan kemampuan problem‑solving, dengan melibatkan sampel siswa dari berbagai jenjang pendidikan untuk memastikan generalisasi temuan.

  1. A didactic proposal for teaching factorization cases of expressions of the form ax2 by cx ay exy f through... ejmste.com/article/a-didactic-proposal-for-teaching-factorization-cases-of-expressions-of-the-form-ax2bycxayexyf-15198A didactic proposal for teaching factorization cases of expressions of the form ax2 by cx ay exy f through ejmste article a didactic proposal for teaching factorization cases of expressions of the form ax2bycxayexyf 15198
  2. Penerapan Model FERA Berbantuan Mathigon terhadap Penalaran Matematika dan Self-Confidence Siswa | Fauzia.... doi.org/10.31932/j-pimat.v7i2.5192Penerapan Model FERA Berbantuan Mathigon terhadap Penalaran Matematika dan Self Confidence Siswa Fauzia doi 10 31932 j pimat v7i2 5192
Read online
File size224.39 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test