UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Journal of Food and Agricultural ProductJournal of Food and Agricultural ProductMakanan fermentasi berbahan dasar kedelai tradisional Indonesia, terutama tempe, oncom (varietas merah dan hitam), tauco, dan kecap (kecap manis), mewakili perpaduan yang kaya antara warisan kuliner, ekologi mikroba, dan inovasi nutrisi. Ulasan ini mensintesis pengetahuan terkini tentang metode produksi, komunitas mikroba, transformasi biokimia, dan potensi implikasi kesehatan dari produk-produk ini. Fermentasi oleh jamur, bakteri, dan ragi mendorong proteolisis, modifikasi karbohidrat, biosintesis vitamin, serta pemecahan senyawa antinutrisi seperti asam fitat, yang mengarah pada peningkatan daya cerna protein, peningkatan ketersediaan asam amino, dan pembentukan peptida bioaktif serta metabolit lain dengan aktivitas antioksidan, antihipertensi, dan imunomodulator. Penelitiannya menyoroti praktik tradisional dan modern, karakterisasi strain, dan pendekatan analitik untuk profil metabolit dan suksesi mikroba. Tantangan utama meliputi kualitas produk yang tidak konsisten, masalah keamanan mikrobiologis, keterbatasan karakterisasi strain, serta ketegangan antara standardisasi untuk skala besar dan pelestarian pengetahuan artisanal lokal. Solusi yang muncul meliputi kontrol kultur starter, integrasi omics, dan evaluasi klinis awal untuk mempertajam klaim kesehatan serta meningkatkan kontrol proses sambil mempertahankan keaslian budaya.
Penyimpulan menunjukkan bahwa makanan fermentasi berbasis kedelai tradisional Indonesia, seperti tempe, oncom, tauco, dan kecap, memiliki manfaat nutrisi dan kesehatan yang signifikan, tetapi masih menghadapi tantangan terkait kualitas, kebersihan, dan keamanan mikroba.Perluasan penggunaan kultur starter terkontrol, penerapan teknologi omics, dan standar GMP dapat meningkatkan keamanan dan keberlanjutan.Dengan langkah-langkah tersebut, produk makanan fermentasi tradisional dapat berkembang menjadi makanan etnis yang kompetitif secara global.
Pertanyaannya: Bagaimana pengaruh penggunaan starter kultur berbasis Rhizopus oligosporus yang dikarakterisasi secara genomik terhadap konsistensi rasa dan keamanan mikroba pada produksi tempeh skala industri? Selain itu, perlu diteliti apakah integrasi teknologi metabolomik pada fermentasi tauco dapat mengidentifikasi profil peptida bioaktif baru yang berpotensi meningkatkan nilai gizi, dan apakah penggunaan modulasi suhu serta kelembaban selama fermentasi dapat meminimalisir risiko kontaminasi jamur beracun pada oncom. Penelitian selanjutnya juga harus mengevaluasi dampak adopsi prinsip GMP dan SSOP pada peningkatan keamanan produk dan penerimaan konsumen di pasar lokal maupun ekspor.
- Chemical and Sensory Characteristics of Soy Sauce: A Review | Journal of Agricultural and Food Chemistry.... pubs.acs.org/doi/10.1021/acs.jafc.0c04274Chemical and Sensory Characteristics of Soy Sauce A Review Journal of Agricultural and Food Chemistry pubs acs doi 10 1021 acs jafc 0c04274
- Oxidative stress, aging and diseases | CIA. oxidative stress aging diseases cia doi.org/10.2147/CIA.S158513Oxidative stress aging and diseases CIA oxidative stress aging diseases cia doi 10 2147 CIA S158513
| File size | 283.74 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
KAHURIPANKAHURIPAN Petugas kesehatan mempunyai peran besar dalam transmisi infeksi ini. Akan tetapi, rendahnya tingkat kepatuhan hand hygiene di kalangan petugas kesehatanPetugas kesehatan mempunyai peran besar dalam transmisi infeksi ini. Akan tetapi, rendahnya tingkat kepatuhan hand hygiene di kalangan petugas kesehatan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Biji kopi umumnya diolah dengan beberapa cara pengolahanKopi merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Biji kopi umumnya diolah dengan beberapa cara pengolahan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tantangan komersialisasi, termasuk degradasi bioaktif, perubahan sensori, dan persepsi negatif terhadap minyak sawit, perlu diatasi agar RPO dapat diterapkanTantangan komersialisasi, termasuk degradasi bioaktif, perubahan sensori, dan persepsi negatif terhadap minyak sawit, perlu diatasi agar RPO dapat diterapkan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Berdasarkan analisis terhadap seluruh literatur yang diulas, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah pangan seperti kulit buah (pisang, kakao, nangka),Berdasarkan analisis terhadap seluruh literatur yang diulas, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah pangan seperti kulit buah (pisang, kakao, nangka),
UWKSUWKS Peralihan jenis komoditas ini mendukung kebijakan Direktoral Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian. Akan tetapi, perkembangan pertumbuhan dan produksiPeralihan jenis komoditas ini mendukung kebijakan Direktoral Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian. Akan tetapi, perkembangan pertumbuhan dan produksi
ITSIITSI Jamur entomopatogen Metarhizium anisopliae menjanjikan sebagai agen hayati untuk mengendalikan hama tersebut dan berpotensi mempengaruhi karakteristikJamur entomopatogen Metarhizium anisopliae menjanjikan sebagai agen hayati untuk mengendalikan hama tersebut dan berpotensi mempengaruhi karakteristik
UBYUBY Meskipun total hara P1 lebih rendah, kandungan total hara P1 sebesar 4. 40% telah memenuhi persyaratan minimum Permentan No. 1 Tahun 2019 (>2% NPK). Kesimpulannya,Meskipun total hara P1 lebih rendah, kandungan total hara P1 sebesar 4. 40% telah memenuhi persyaratan minimum Permentan No. 1 Tahun 2019 (>2% NPK). Kesimpulannya,
UNIKSUNIKS Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat umbi per bonggol, berat umbi basah per rumpun, berat umbi kering,Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat umbi per bonggol, berat umbi basah per rumpun, berat umbi kering,
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada kelas VIII C sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, wawancara,Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada kelas VIII C sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, wawancara,
INABJINABJ METODE: PGV-1 disintesis melalui reaksi asam-katalis antara 4‑hidroksi‑3,5‑dimetilbenzaldehid dan siklopentanona, sedangkan PGV-1-(GSH)2 diperolehMETODE: PGV-1 disintesis melalui reaksi asam-katalis antara 4‑hidroksi‑3,5‑dimetilbenzaldehid dan siklopentanona, sedangkan PGV-1-(GSH)2 diperoleh
UNIKSUNIKS Data yang dikumpulkan terdiri dari data khusus dan data umum. Data khusus mengacu pada data primer yang dikumpulkan melalui pengambilan sampel lapangan.Data yang dikumpulkan terdiri dari data khusus dan data umum. Data khusus mengacu pada data primer yang dikumpulkan melalui pengambilan sampel lapangan.
UNIKSUNIKS namun, pengurangan keparahan penyakit terkait erat dengan hubungan antara patogen, agen hayati, lingkungan, dan tanaman itu sendiri. Hasil uji in vivonamun, pengurangan keparahan penyakit terkait erat dengan hubungan antara patogen, agen hayati, lingkungan, dan tanaman itu sendiri. Hasil uji in vivo