UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Journal of Food and Agricultural ProductJournal of Food and Agricultural Product

Daun pucuk merah (Syzygium myrtifolium) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dan berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif dan minyak atsiri. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara singkat karakteristik morfologi, profil senyawa bioaktif, dan minyak atsiri daun pucuk merah asal Indonesia berdasarkan publikasi ilmiah yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur terhadap artikel jurnal, prosiding, dan skripsi yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan diperoleh dari Google Scholar, ResearchGate, dan Crossref. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun pucuk merah memiliki ciri morfologi khas, terutama perubahan warna daun seiring tingkat ketuaan. Daun pucuk merah dilaporkan mengandung berbagai senyawa bioaktif, meliputi flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, steroid, dan triterpenoid. Selain itu, daun pucuk merah menghasilkan minyak atsiri dengan rendemen dan komposisi senyawa volatil yang bervariasi. Secara keseluruhan, kajian literatur singkat ini menunjukkan potensi daun pucuk merah asal Indonesia sebagai sumber senyawa bioaktif dan minyak atsiri untuk pengembangan produk berbasis sumber daya lokal.

Kajian ini menunjukkan bahwa daun pucuk merah memiliki morfologi oval dengan ukuran sekitar 5‑6 cm panjang dan 2 cm lebar, serta permukaan halus dan tepi datar.Daun mengandung beragam senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, tanin, fenolik, alkaloid, steroid, dan triterpenoid.Selain itu, daun menghasilkan minyak atsiri dengan rendemen dan komposisi volatil yang bervariasi tergantung kondisi ekstraksi dan umur daun.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi bagaimana variasi metode ekstraksi (misalnya maserasi, ekstraksi ultrasonik, atau superkritikal) memengaruhi kuantitas dan profil spesifik senyawa bioaktif pada daun pucuk merah, sehingga dapat mengoptimalkan prosedur produksi yang ramah lingkungan. Selanjutnya, penting untuk menguji efektivitas minyak atsiri daun pucuk merah sebagai agen antimikroba alami dalam produk pangan, misalnya pada pengawetan buah‑buah segar atau produk olahan, serta menilai dampaknya terhadap kualitas sensorik dan keamanan pangan. Akhirnya, studi genetika dan agronomi yang membandingkan populasi Syzygium myrtifolium dari berbagai daerah Indonesia dapat mengidentifikasi faktor lingkungan atau varietas yang memengaruhi kandungan bioaktif dan minyak atsiri, memberikan dasar bagi program pemuliaan yang menitikberatkan pada nilai nutrisi dan aplikasi industri.

  1. UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN PUCUK MERAH (Syzygium myrtifolium) DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL... doi.org/10.23917/ujp.v1i3.77UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN PUCUK MERAH Syzygium myrtifolium DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL doi 10 23917 ujp v1i3 77
  2. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof 8r 8zl uk sga oo op uq dlj 7eli fyu neptjournal.com/upload-images/(44)D-1375.pdf0 pdf obj endobj xref trailer startxref eof 8r 8zl uk sga oo op uq dlj 7eli fyu neptjournal upload images 44 D 1375 pdf
  3. THE MICROBIAL GROWTH INHIBITION PROFILE OF SELECTED INDONESIAN SPICES ESSENTIAL OILS ON TOFU DURING 8-DAY... doi.org/10.36499/jcpmt.v1i1.5759THE MICROBIAL GROWTH INHIBITION PROFILE OF SELECTED INDONESIAN SPICES ESSENTIAL OILS ON TOFU DURING 8 DAY doi 10 36499 jcpmt v1i1 5759
Read online
File size287.55 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test