JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika KimiaDurian seeds are one of the wastes from durian fruit that has not been optimally utilized due to the communitys lack of knowledge and creativity regarding the processing of waste into food that has economic value. This reduces the accumulation of durian seed waste that can pollute the surrounding environment. Durian seeds benefit from being used as food because they are rich in minerals, especially potassium and calcium. This study aims to determine the levels of potassium and calcium contained in durian seeds. Determination of potassium and calcium levels using atomic absorption spectrophotometer (SSA). Potassium levels were analyzed at a wavelength of 766.8 nm, and calcium was investigated at 423 nm. Before the potassium and calcium levels were determined, the moisture content and ash content were first defined in the sample. The results of the analysis of moisture in the sample obtained 2.182 % and ash content of 12.633 %. Further analysis of potassium obtained average results for potassium of 612.605 mg / 100 g and an average for calcium of 15.555 mg / 100 g. The results of this study are expected to be a source of information about potassium and calcium levels in durian seeds. They can be further utilised as an alternative food based on durian seeds, especially in the Parigi Moutong area, Central Sulawesi.
The research demonstrates that durian seeds contain significant amounts of minerals, specifically potassium at an average of 612.These findings highlight the potential of durian seeds as a valuable source of nutrients.The study provides essential information for utilizing durian seeds as an alternative food source, particularly in the Parigi Moutong region of Central Sulawesi.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa bioaktif lain yang terkandung dalam biji durian, selain kalium dan kalsium, serta potensi manfaat kesehatannya. Hal ini dapat dilakukan dengan metode ekstraksi dan analisis fitokimia yang lebih komprehensif. Selain itu, studi tentang pengaruh metode pengolahan yang berbeda terhadap kandungan nutrisi dan sifat fisikokimia biji durian perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya sebagai bahan pangan. Misalnya, bagaimana proses fermentasi atau germinasi dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi atau mengurangi kandungan senyawa antinutrisi. Terakhir, penelitian mengenai preferensi konsumen dan penerimaan pasar terhadap produk pangan berbasis biji durian perlu dilakukan untuk mendukung pengembangan industri pengolahan biji durian yang berkelanjutan. Penelitian ini dapat mencakup uji rasa, tekstur, dan daya simpan produk, serta analisis biaya-manfaat untuk memastikan kelayakan ekonomisnya.
| File size | 429.14 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui retensi karoten pada biskuit yang dibuat dari tepung labu kuning (Cucurbita moschata Durch) pada berbagai suhuPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui retensi karoten pada biskuit yang dibuat dari tepung labu kuning (Cucurbita moschata Durch) pada berbagai suhu
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Formulasi terbaik adalah kombinasi P2 (75% tepung kacang merah. 25% tepung kacang kedelai) yang menghasilkan rasa gurih, warna cokelat, aroma tidak langu,Formulasi terbaik adalah kombinasi P2 (75% tepung kacang merah. 25% tepung kacang kedelai) yang menghasilkan rasa gurih, warna cokelat, aroma tidak langu,
ABDIMASABDIMAS Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemanfaatan teknologi packaging dapat meningkatkan kualitas dan keamanan pangan produk lokal. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemanfaatan teknologi packaging dapat meningkatkan kualitas dan keamanan pangan produk lokal. Penelitian
UWMYUWMY Karakteristik kimia flakes Formula 5 meliputi kadar air 8,51%, kadar abu 1,35%, kadar lemak 8,49%, kadar flavonoid 0,033%, dan tekstur 78,9%. Dari segiKarakteristik kimia flakes Formula 5 meliputi kadar air 8,51%, kadar abu 1,35%, kadar lemak 8,49%, kadar flavonoid 0,033%, dan tekstur 78,9%. Dari segi
UPBUPB Sebagai produk pangan fermentasi, Pliek U memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari segi nilai ekonomi maupun manfaat kesehatannya. PemahamanSebagai produk pangan fermentasi, Pliek U memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari segi nilai ekonomi maupun manfaat kesehatannya. Pemahaman
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme adalah dasar hukum utama di Indonesia. Pusat Pelaporan dan Analisis TransaksiUndang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme adalah dasar hukum utama di Indonesia. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Tujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui Model Kooperatif Tipe Number Heads Together. Setiap siklusTujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui Model Kooperatif Tipe Number Heads Together. Setiap siklus
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada bulan Juni 2023 menunjukkan bahwa petani di Moyo Utara harus lebih memperhatikan dosis penggunaan pestisidaKegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada bulan Juni 2023 menunjukkan bahwa petani di Moyo Utara harus lebih memperhatikan dosis penggunaan pestisida
Useful /
UNIBAUNIBA Metode yang digunakan adalah Analitik Observasional. Sampel dalam penelitian ini adalah pelajar kelas XII SMA Kristen Basic Batam Tahun 2023 sebanyak 57Metode yang digunakan adalah Analitik Observasional. Sampel dalam penelitian ini adalah pelajar kelas XII SMA Kristen Basic Batam Tahun 2023 sebanyak 57
JQWHJQWH Kesimpulan: Pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku tes HIV dan ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV. Pengetahuan tidak berhubunganKesimpulan: Pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku tes HIV dan ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV. Pengetahuan tidak berhubungan
JQWHJQWH Dari 85% ibu bersalin yang mengalami perlukaan, 35% mengalami ruptur perineum, 25% robekan servik, 22% perlukaan vagina, dan 3% rupture uretra. Tujuan:Dari 85% ibu bersalin yang mengalami perlukaan, 35% mengalami ruptur perineum, 25% robekan servik, 22% perlukaan vagina, dan 3% rupture uretra. Tujuan:
USNSJUSNSJ Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dihasilkan sangat valid (3,32), memiliki reliabilitas 0,77, tingkat kepraktisan dari guru sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dihasilkan sangat valid (3,32), memiliki reliabilitas 0,77, tingkat kepraktisan dari guru sebesar